Berita dari Paser

Rencana Bangun Bendungan Lembakan, Pemkab Ajak Warga Lambakan ke Bendungan Jati Gede

Menindaklanjuti rencana pembangunan Bendungan Lambakan di Long Kali, Pemkab Paser bersama 15 warga Desa Lambakan mengunjungi Waduk Jati Gede

Rencana Bangun Bendungan Lembakan, Pemkab Ajak Warga Lambakan ke Bendungan Jati Gede
IST/HUMAS
Tim Pemkab Paser bersama 15 warga Desa Lambakan mengunjungi Waduk Jati Gede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (31/1). 

TRIBUNKALTIM.CO, PASER - Menindaklanjuti rencana pembangunan Bendungan Lambakan di Kecamatan Long Kali, Pemkab Paser bersama 15 warga Desa Lambakan mengunjungi Waduk Jati Gede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (31/1).

Kunjugan tim Pemkab Paser dipimpin Asisten Ekonomi Ina Rosana ini menyertakan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Bappeda, Bina Marga, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman. Turut hadir sejumlah perwakilan OPD serupa di lingkup Pemprov Kaltim.

Kunjungan tim Pemkab Paser diterima Kepala Satuan Kerja Pembangunan Bendungan Jati Gede Asrul Pramudya dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Nana Nasuha. "Kunjungan ini untuk memberikan wawasan kepada masyarakat Desa Lambakan tentang manfaat apa saja dari proyek pembangunan waduk itu," kata Ina.

Baca: Bupati Paser Perjuangkan Penambahan Sumur Bor, Per Sumur Bisa Dimanfaatkan 2.800 Warga

Ina menilai, pola pembangunan bendungan Jati Gede di Jawa Barat relatif serupa dengan bendungan yang akan dibangun di Lambakan, Kecamatan Long Kali. "Polanya hampir mirip seperti di Jati Gede. Baik itu sumber dananya maupun permasalahan sosialnya," kata Ina.

Tinggi bendungan Lambakan direncanakan 72 meter, dengan luas waduk 7.795 hektare dan diproyeksikan mampu menampung air 718,63 juta meter kubik, serta mampu mengairi lahan pertanian seluas 16 ribu lebih hektare lebih tersebar di tiga daerah yakni Paser, Penajam Paser Utara dan Balikpapan. Kapasitas produksi dari bendungan Lambakan ini sebesar 14.579 liter/detik.

Ina mengatakan, selain dapat dimanfaatkan untuk irigasi pertanian, pembangunan waduk tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan besar daya 17 megawatt. Di sisi lain keberadaan waduk juga bisa menjadi tempat wisata bagi masyarakat dan keberadaan waduknya dapat dimanfaatkan bagi para nelayan sekitar.

Baca: Bupati Kubar Serahkan DPA kepada 9 Perwakilan SKPD, Pengadaan Barang dan Jasa Bisa Mulai Diproses

Diharap dari kunjungan ini, Pemkab Paser kata Ina, dapat merumuskan kebijakan-kebijakan, terutama yang berkaitan dengan permasalahan sosial dan masyarakat sekitar bendungan.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setprov Kaltim Fajar Joyo Adikusomo yang juga hadir pada kunjungan ini mengatakan akan melaporkan hasil kunjungannya kepada Gubernur Kaltim guna menyusun langkah selanjutnya. (adv)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved