Pengetap di Kaltara Menguasai BBM Subsidi

Sejauh ini untuk kuota, aman. Memang masalahnya karena banyak pengetap. Dan Pemkab tidak bisa terus mengawasi 24 jam

Pengetap di Kaltara Menguasai BBM Subsidi
sarassani/tribun kaltim
Ilustrasi: Antrean kendaraan pengetap di SPBU tampak tangki sepeda motor dimodifikasi agar bisa menampung bensin lebih banyak, 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Semua pihak terkait yang terlibat dalam proses penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke masyarakat diminta menjalankan komitmen masing-masing yang telah dibuat.

Kepala Dinas ESDM Kalimantan Utara Ferdy Manurun Tanduklangi menjelaskan, dalam beberapa kali rapat berkenaan pengawasan penyaluran BBM, semua pihak terkait telah berkomitmen untuk kelancaran dan pengawasan distribusi BBM utamanya di Bulungan, Tana Tidung, dan Malinau.

Ferdy mengatakan, Pertamina selalu berkomitmen menyalurkan BBM sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Demikian pihak SPBU juga berkomitmen tidak melayani pengetap

Sedang komitmen pengawasan diamanahkan kepada pemerintah kabupaten/kota setempat. "Jika semua pihak disiplin dengan komitmen dan tugasnya, BBM tidak ada masalah. Tidak ada lagi kelangkaan, tidak ada lagi pengetap BBM," kata Ferdy kepada Tribunkaltim.co, Senin (4/2).

Dinas ESDM Kalimantan Utara pada dasarnya kata Ferdy hanya sebagai koordinator. Semisal kuota di daerah kurang, maka akan dimintakan kuota baru ke Pertamina.

"Sejauh ini untuk kuota, aman. Memang masalahnya karena banyak pengetap. Dan Pemkab tidak bisa terus mengawasi 24 jam," ujarnya.

Aktivitas pengetap lanjut Ferdy sebetulnya dapat masuk ke ranah hukum karena telah menguasai barang subsidi untuk kepentingan monopoli orang-orang tertentu.

"Saya harap Pemkab serius melaksanakan pengawasan di lapangan. Kita sudah rapatkan bersama, dan menegaskan bahwa itu adalah ranah kabupaten untuk pengawasannya," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved