Bupati Malinau Ingatkan Pelaksana Kegiatan Tidak Saling Tuding

Banyak koreksi. Akhirnya, menjadi catatan. Kemudian, menjadi temuan dan berujung pada kasus hukum

Bupati Malinau Ingatkan Pelaksana Kegiatan Tidak Saling Tuding
Tribun Kaltim/M Arfan
Yansen TP, Bupati Malinau. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Proses pelaksanaan kegiatan pembangunan Malinau akan segera berjalan. Saat ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersiap-siap melepas seluruh kegiatan agar segera direalisasikan. Melihat hal tersebut, Bupati Yansen TP mewanti-wanti seluruh pelaksana kegiatan agar berhati-hati dalam penggunaan anggaran.

Disiplin sejak awal pelaksanaan kegiatan, merupakan hal penting bagi sebuah OPD dan rekanan. Dengan disiplin tersebutlah, semua kegiatan yang dijalankan bebas dari masalah. Sehingga, seluruh kegiatan fisik maupun non fisik yang dilaksanakan berjalan dengan baik.

"Perlu saya ingatkan, apa yang telah menjadi kesalahan sebelumnya jangan terulang lagi. Cukuplah yang dulu itu menjadi pelajaran bersama, dan sekarang memang harus jauh lebih baik dari sebelumnya. Perhatikan dengan cermat seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan lelang, sampai pada pelaksanaan kegiatan," jelasnya.

Menurut Bupati Yansen sebelumnya telah banyak melakukan koreksi. Koreksi tersebut, menjadi catatan-catatan dan berujung pada temuan. Hal ini tidak jarang didapati pada pelaksanaan pekerjaan. Dan tidak jarang pula, temuan-temuan tersebut menjadi persoalan hukum dan menyeret para pihak.

"Banyak koreksi. Akhirnya, menjadi catatan. Kemudian, menjadi temuan dan berujung pada kasus hukum. Jadi, pelaksana kegiatan ini memang harus benar-benar memperhatikan seluruh tahapan. Misalnya saja, mulai dari penjadwalan, pengelolaan dan pelaksanaan. Sampai pada tahapan-tahapan lainnya memang harus memperhatikan aturan yang berlaku," tandasnya.

Tidak jarang pula, beber Yansen, secara dokumen pelaksanaan kegiatan sudah benar dan sesuai aturan. Namun, pada saat pelaksanaan kegiatan yang dituju di lapangan salah. Bahkan, bisa jadi tidak dapat dilaksanakan karena berbagai alasan mendasar.

"Saya ingin, tahun ini tidak ada lagi hal-hal seperti itu terjadi. Seluruh kegiatan yang dijalankan memang benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Dan tentunya sudah melalui perencanaan yang baik dan matang. Penunjukan pengelola pun harus benar-benar. Kalau sudah ditunjuk, harus terus menerus dievaluasi agar pengendalian dan pengawasan berjalan baik," bebernya.

Jangan saling melempar permasalahan. Ini menjadi poin penting yang disampaikan Yansen. Bupati tidak menginginkan, pihak terkait pelaksana kegiatan saling tuding, saling lempar dan saling menyalahkan apabila ada ada permasalahan di lapangan. Segera selesaikan permasalahan dengan struktur kerja yang baik, merupakan solusi terbaik.

"Kalau sudah ditunjuk, awasi dengan baik. Jangan lempar-lempar kesalahan kepada orang lain, apapun masalahnya. Banyak sekali kita temukan kesalahan, karena pengendalian dan pengawasan yang kurang. Oleh karena itu saya menegaskan, kepada pejabat yang berwenang agar menjalankan fungsi pengendalian dan pengawasan dengan baik dan benar," tegasnya. (ink)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved