Inspektorat Malinau Wajib Mengecek Laporan Kerja Semua OPD

Laporan kerja ini, kalau perlu dibuat satu bulan sekali. Jadi, tidak lagi selama 3 bulan sekali. Bahkan, ada yang tidak membuat

Inspektorat Malinau Wajib Mengecek Laporan Kerja Semua OPD
Tribun Kaltim/M Arfan
Yansen TP, Bupati Malinau. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Mengenai fungsi pengendalian dan pengawasan pada setiap kegiatan pembangunan yang dijalankan, Bupati Malinau, Yansen TP menegaskan kepada Inspektorat Malinau untuk melakukan pengecekan satu persatu OPD sampai pada komponen pelaksana kegiatan pihak ketiga. Pengecekan tersebut, berupa pengumpulan laporan kerja.

"Laporan kerja ini wajib dibuat oleh pelaksana kegiatan, mulai dari tingkat kontraktor, PPTK sampai kepada Kepala OPD. Bukan hanya itu, saya juga memerintahkan para asisten hingga Sekda Malinau juga membuat laporan kerja. Saya sudah meminta Inspektorat Malinau untuk mengecek laporan kerja yang dibuat di lapangan," tuturnya.

"Laporan kerja ini, kalau perlu dibuat satu bulan sekali. Jadi, tidak lagi selama 3 bulan sekali. Bahkan, ada yang tidak membuat. Setelah pekerjaan tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal, barulah membuat laporan kegiatan dan sekaligus pula meminta agar adanya perpanjangan waktu pelaksanaan kegiatan. Inikan jelas tidak baik dalam pelaksanaan pembangunan," lanjutnya.

Sebagai pimpinan yang baik, ungkap Yansen, Kepala OPD harus melakukan evaluasi kerja secara berjenjang. Bukan hanya kerja-kerja dalam OPD-nya. Tapi, evaluasi juga dijalankan kepada pribadi pejabat itu sendiri. Sehingga, pejabat tersebut dapat mengetahui titik-titik mana saja yang memerlukan perbaikan juga akan mengetahui kelemahan.

"Kalau pejabat yang arif dan bijaksana, akan melakukan hal itu. Ia akan mengevaluasi dirinya sendiri. Tentunya, dengan seperti itu ia akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dan pastinya akan membiasakan yang baik-baik pula. Intinya, saya meminta agar pelaporan seluruh kinerja itu dilakukan dengan baik," harapnya. (*)

Apbd malinau tahun anggaran 2019
* Jumlah Seluruh Kegiatan: 1.090 Kegiatan
* Belanja Tidak Langsung: Rp 846.283.751.297,67
* Belanja Langsung: Rp 591.855.563.068,97
* Total: Rp 1.438.139.314.366,4. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved