Kabar dari Kubar

PPNI Kubar Gelar Workshop Keperawatan, Ini Harapan Bupati Minta kepada Perawat

Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kutai Barat menggelar workshop keperawatan

PPNI Kubar Gelar Workshop Keperawatan, Ini Harapan Bupati Minta kepada Perawat
IST/HUMAS
BUKA WORKSHOP - Bupati Kubar FX Yapan membuka workshop keperawatan Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan (PKB) dan Surat Tanda Registrasi (STR) online di Kantor Bupati Kubar, Sabtu (2/2). 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kutai Barat menggelar workshop keperawatan Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan (PKB) dan Surat Tanda Registrasi (STR) online dan penguatan organisasi bagi perawat dan pengurus DPK se-Kubar. Workshop berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Kantor Bupati Kubar, Sabtu (2/2).

Bupati Kubar FX Yapan saat membuka acara workshop mengatakan, pelayanan keperawatan merupakan pelayanan profesional, sebagai bagian integral dan pelayanan kesehatan yang mempunyai daya ungkit besar terhadap pembangunan bidang kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan ditentukan salah satunya dari kualitas pelayanan keperawatan.

Menurut Bupati berdasarkan UU No. 38 tahun 2014 pasal 53 ayat 2, bahwa pengembangan praktik keperawatan bertujuan mempertahankan atau meningkatkan keprofesionalan perawat.

Baca: Gara-gara Pinjaman Online, Wanita Ini Diuber-uber Penagih Utang dan Kehilangan Pekerjaan

Baca: Jangan Lupa! Pendaftaran P3K/PPPK Buka 8 Februari untuk 3 Bidang, 150.000 Lowongan Dibagi 2 Tahap

Praktik profesional perawat sebagai ciri utama profesi, maka diharapkan tetap dipelihara, dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya untuk mempertahankan standar praktik profesional. Diharapkan masyarakat dapat menerima haknya untuk memperoleh pelayanan keperawatan yang aman dan berkualitas.

Yapan berharap peserta mempertahankan dan meningkatkan profesionalismenya sebagai perawat sesuai standar kompetensi yang ditetapkan. Serta dapat meningkatkan pengetahuan serta kemampuan seluruh perawat dalam wilayah Kutai Barat dalam setiap menjalankan profesinya dimanapun wilayah kerjanya.

Selain itu juga, para perawat mengetahui fungsi serta peran organisasi yang mengayomi profesi keperawatan ini, sehingga ke depannya para perawat dapat juga turut serta aktif dan terlibat dalam kegiatan organisasi tersebut.

"Jadikan seminar dan workshop ini untuk menjadi wadah meningkatkan kapasitas dan profesionalisme perawat dalam wilayah Kutai Barat," pungkasnya.

Baca: Berawal dari RUU Permusikan, Perseteruan Jerinx dan Anang kini Merembet ke Anji Manji

Baca: Persija Jakarta Kalahkan Home United, Pundit Asing Puji Kontribusi Besar Riko Simanjuntak

Sementara Ketua DPD PPNI Kubar Emiliana mengatakan, kegiatan workshop diikuti anggota perawat yang tergabung dalam PPNI Kubar berasal dari rumah sakit, dinas kesehatan, puskesmas, klinik kesahatan baik pemerintah maupun swasta.

Namun, tidak semuanya bisa mengikuti seminar karena sedang menjalankan tugas. Dari kurang lebih 600 anggota, yang bisa mengikuti hanya 250 perawat. Seminar berlangsung selama satu hari dengan pembicara DPW PPNI Kaltim Sukwanto, Ismansyah, dan Rivan Firdaus.

Seminar bertujuan meningkatkan pengetahuan, penyegaran dan menerapkan UU Keperawatan yang menyatakan bahwa perawat wajib mengembangkan diri melalui seminar diklat dan pelatihan.

Hal ini merupakan syarat mutlak untuk memperpanjang Surat Tanda Registrasi (STR) dan juga untuk mendapat angka kredit poin bagi tenaga keperawatan yang bekerja di instasi Pemerintah atau swasta. (ADV)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved