Direskrimum Polda Kaltim Kantongi Identitas Pelaku Begal Rp 600 Juta di Samarinda

Direskrimum Polda Kaltim Kantongi Identitas Pelaku Begal Rp 600 Juta di Samarinda

Direskrimum Polda Kaltim Kantongi Identitas Pelaku Begal Rp 600 Juta di Samarinda
Surya/Facebook
Meme begal di Pasuruan yang diposting netizen di media sosial. 

Direskrimum Polda Kaltim Kantongi Identitas Pelaku Begal Rp 600 Juta di Samarinda

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pembegal nasabah bank di Samarinda hingga kini masih bebas berkeliaran alias belum ditangkap. Uang Rp 600 juta berhasil mereka gondol dari korbannya, Selasa (22/1) silam di Jalan Panglima Batur, Samarinda.

Kendati demikian, Direskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto melalui Kasubdit Jatanras Kompol Henry Sidabutar mengungkapkan pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. Hanya menunggu waktu saja pelaku tertangkap.

Untuk diketahui, Jatanras Polda Kaltim melakukan supervisi penanganan kasus begal korban nasabah bank di Samarinda. Kejadian begal pada saat bersamaan itu, jadi atensi pihaknya. Kasus di Jalan Pahlawan sudah terungkap. "Berbuat saja di Kaltim. Pelaku kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur. Kalau menyerahkan diri lebih bagus lagi. Ciri-ciri dan identitas pelaku sudah kita kantongi," tegas Henry pada Tribun Kaltim.

Sekadar mengingatkan pemberitaan sebelumnya, kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita, Selasa (22/1/2019) pagi di jalan Panglima Batur.

Baca: Dishub Balikpapan Pasang Pembatas dari Lampu Merah Karang Anyar untuk Mengurai Kemacetan

Baca: Bantu Mendistribusikan Logistik Bencana Sulteng, Lanud Dhomber Balikpapan Raih Penghargaan

Diduga korban telah diikuti kawanan begal sejak keluar dari bank BCA, Jalan Jenderal Sudirman, dengan membawa uang tunai senilai Rp 600 Juta, yang merupakan uang hasil usaha.

Dari informasi yang dihimpun, saat itu korban atas nama Misyanto (33) dan kakak iparnya Nisab berkendara dengan menggunakan mobil menuju arah jalan Panglima Batur, usai mengambil uang tunai.

Misyanto yang mengendarai mobil berhenti di jalan Panglima Batur karena hendak membeli obat di apotik yang terletak di pinggir jalan tersebut.

Nisab turun dari mobil untuk membeli obat, sedangkan Misyanto tetap di mobil, dengan kondisi uang masih berada di mobil, di tempat duduk Nisab.

Tidak lama berselang, kawanan begal yang jumlahnya empat orang, menggunakan dua kendaraan motor menghampirinya dengan langsung membukakan pintu mobil, hendak mengambil uang korban.

Misyanto pun langsung merespon aksi kawanan begal itu, aksi saling tarik menarik terjadi di dalam mobil. Namun demikian, pelaku tetap berhasil membawa uang itu, tapi Misyanto tidak menyerah begitu saja, Misyanto pun langsung mengejar kawanan tersebut. Karena terus melakukan perlawanan, pelaku pun membacok korban dengan senjata tajam, yang membuat Misyanto tidak dapat melakukan perlawanan lagi.

"Mereka (korban) parkir di depan hotel, satu orang turun dari mobil menuju apotik, satu orang lagi tetap di mobil. Lalu saya dengar orang teriak-teriak, minta tolong, teriak rampok juga. Setahu saya ada dua orang yang lakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam ke korban," ucap Aris (26), salah satu saksi, Selasa (22/1/2019).

Akibat kejadian itu, Misyanto harus dilarikan ke rumah sakit AW Syahranie akibat mendapatkan luka serius disekujur tubuhnya, di antaranya di bagian kepala, tangan, serta kaki, dengan total empat kali tebasan yang diterima korban. Bahkan, akibat kejadian itu korban harus menjalani operasi. (*)

Baca: Panitia HUT Balikpapan Ingin Pecahkan Rekor Muri Makan Mie Singkong 5 Ribu Porsi

Baca: KPU Balikpapan Jamin Tidak Ada Caleg Mantan Napi Koruptor di Balikpapan

Baca: Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Pesimistis Pembebasan Lahan Sungai Ampal Terealisasi di Tahun 2019

Baca: Diskominfo dan DILo Selenggarakan Lomba Pembuatan Aplikasi Layanan Publik untuk Balikpapan

Baca: Pemkot Balikpapan Segel 200-an Kios Pedagang yang tidak Membayar Sewa hingga Bertahun-tahun

Baca: Dishub Balikpapan Siapkan Dua Shuttle Car untuk Tamu Pemkot saat Rapat Paripurna HUT Kota Balikpapan

Baca: Ditlantas Polda Kaltim Targetkan 15 Ribu Orang saat Acara Gerakan Millenial Road Safety Festival

Baca: Edarkan Benih Kelapa Sawit Ilegal, AR Diringkus Ditreskrimsus Polda Kaltim

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved