Pengangkutan Elpiji Tiga Kilogram ke Malinau Dilakukan Dua Agen

Bulan Januari lalu, setelah agen kita diresmikan, kami berhasil mengangkut tabung gas elpiji 3 kilogram sebanyak 8 ribu tabung

Pengangkutan Elpiji Tiga Kilogram ke Malinau Dilakukan Dua Agen
tribunkaltim.co/niko ruru
Ilustrasi; Tumpukan elpiji tabung 3 kilogram di salah satu agen di Kecamatan Nunukan. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Sejak diresmikan beberapa waktu lalu menjadi agen resmi penyuplai tabung gas elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Malinau, PT Nayla Persada Harapan Baru (NPHB) Malinau sedikit demi sedikit berupaya terus meningkatkan pengangkutan tabung elpiji bersubsidi ini dari Samarinda. Bahkan, Maret mendatang agen ini menargetkan memenuhi kuota 14 ribu tabung gas.

Sesuai data, kuota tabung gas elpiji 3 kilogram untuk Malinau sebanyak 19 ribu tabung gas setiap bulan. Dulu sebelum ada agen ini, pasokan tabung gas elpiji 3 kilogram di Malinau dilakukan PT Surya Bakti yang berdomisili di Samarinda. Setelah PT NPHB sebagai agen resmi Malinau, Pertamina membagi kuota tersebut kepada dua agen ini.

Pemilik PT NPHB, Rahman mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah mengupayakan pengangkutan tabung gas elpiji 3 kilogram secara penuh ke Malinau. Pasalnya, Surya Bakti yang ditunjuk oleh pertamina untuk mengangkut pasokan tabung gas elpiji 3 kilogram tersebut hanya sementara sembari menunggu ada agen resmi di Malinau.

"Sampai hari ini (kemarin), kita masih mendapat bantuan dari Surya Bakti untuk memasok tabung gas elpiji 3 kilogram. Namun kedepannya hal itu akan berakhir dan kita memang harus secara mandiri mengangkut tabung tersebut dan kuota itu nantinya diserahkan kepada kita. Sebab, Surya Bakti itu hanya agen perbantuan saja," ujarnya saat ditemui di gudang miliknya, kemarin.

Ditanyakan pembagian kuota untuk kedua agen ini, Rahman mengungkapkan, belum dapat memastikan berapa jumlah kuota yang diberikan Pertamina kepadanya maupun kepada Surya Bakti. Namun yang jelas, pihaknya terus meningkatkan jumlah tabung gas elpiji 3 kilogram yang diangkut ke Malinau.

"Bulan Januari lalu, setelah agen kita diresmikan, kami berhasil mengangkut tabung gas elpiji 3 kilogram sebanyak 8 ribu tabung. Kemudian, bulan ini kami rencanakan bisa mengangkut sekitar 9.800 tabung. Nah, di bulan Maret mendatang kami menargetkan pengangkutan kuota penuh yang diberikan kepada Surya Bakti dulu, bisa kami angkut seluruhnya," jelasnya.

Namun demikian kata Rahman, untuk memenuhi hal tersebut harus memerlukan perjuangan lebih. Sebab, tidak mudah seperti yang dibayangkan, banyak regulasi yang diikuti dalam rangka peningkatan pengangkutan tabung gas elpiji 3 kilogram ini. Namun yang jelas, Rahman berkomitmen, agar yang sudah menjadi kewajibannya dapat terpenuhi.

"Ya kami minta doanya saja kepada masyarakat Malinau, agar semua proses ini berjalan lancar. Sebab, memang dari dulu kendala kita untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji 3 kilogram di Malinau ini adalah masalah pengangkutan. Dan secara bertahap kita berupaya memenuhinya. Tidak bisa langsung sekaligus selesai," tandasnya.

"Seperti halnya Januari lalu, kita hanya bisa mengangkut 8.000 tabung. Ya itulah kemampuan kami. Nanti, sisanya dibantu pengangkutan dan penyaluranya oleh Surya Bakti. Selama kita belum bisa memenuhi pengangkutan sesuai kuota yang diberikan oleh Pertamina, maka kita akan terus dibantu oleh Surya Bakti," lanjutnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved