Pilpres 2019

Tantang Prabowo Lapor KPK soal Anggaran Bocor Rp 500 Triliun, Jokowi : Jangan Asal

Presiden Jokowi dengan tegas menantang calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto untuk melaporkan tuduhan kebocoran anggaran

Tantang Prabowo Lapor KPK soal Anggaran Bocor Rp 500 Triliun, Jokowi : Jangan Asal
TribunStyle.com/IG ayuning_28
Jokowi - Maruf Amin vs Prabowo - Sandiaga Uno 

Tantang Prabowo Lapor KPK soal Anggaran Bocor Rp 500 Triliun, Jokowi : Jangan Asal

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Jokowi dengan tegas menantang calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto untuk melaporkan tuduhan kebocoran anggaran yang mencapai Rp 500 triliun kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nantinya jika benar bakal dilaporkan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta laporan tersebut harus pula disertai dengan data dan fakta.

"Duitnya gede banget Rp500 triliun. Laporin ke KPK dengan bawa bukti-bukti dan bawa fakta. Jangan asal," tegas Jokowi usai menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2019, di JI-EXPO, Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Baca: Bikin Istilah Menteri Pencetak Utang, Ini Respons Prabowo Disebut Jokowi Tak Mengerti Ekonomi Makro

Jokowi juga menyinggung pernyataan Prabowo saat 2014 silam.

 

Ketika itu, disebut pula terjadi kebocoran anggaran sebesar Rp 7.200 triliun.

Saat ini, kebocoran anggaran disebut sebesar 25 persen alias Rp 500 triliun.

Menurut Jokowi, bila memang terdapat kebocoran yang disebut mencapai 25 persen dari total APBN tahun lalu atau sekitar Rp 500 triliun, baiknya segera dilaporkan kepada KPK.

"Kalau memang bocor sampai 25 persen laporin aja ke KPK. Duit gede banget itu," ungkap Jokowi.

Baca: Pernyataan Propaganda Rusia Jokowi Dianggap BPN Berpotensi Rusak Hubungan Diplomatik Rusia & Amerika

Diketahui sebelumnya, Prabowo mengatakan pembangunan Indonesia seharusnya dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Tapi menurut Prabowo kenyataannya anggaran yang disusun pemerintah setiap tahunnya justru bocor dikorupsi.

Berdasarkan data versinya, Prabowo menyebut setidaknya ada kebocoran anggaran akibat penambahan besaran jumlah alokasi dana (mark up) sekitar Rp 500 triliun per tahun.

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved