Berakhir di Penjara, Berikut Rangkuman Perjalanan Karier Politik Mandala Shoji

Perjalanan karier politik Mandala Abadi Shoji yang pernah tercatat sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari PAN harus berakhir dalam penjara.

Berakhir di Penjara, Berikut Rangkuman Perjalanan Karier Politik Mandala Shoji
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Berakhir di Penjara, Berikut Rangkuman Perjalanan Karier Politik Mandala Shoji 

Namun, kliennya berinisiatif untuk mendatangi Kejari Jakpus.

Buron Sejak 31 Januari 2019, Mandala Shoji Akhirnya Menyerahkan Diri ke Kejari Jakarta Pusat

"Enggak ada panggilan, tidak ada (Mandala) masuk DPO, enggak ada itu. Ini (penyerahan diri) adalah inisiatif dari Mandala Shoji," kata Elza.

Elza menyebut, kliennya tak pernah menghindar untuk dieksekusi. Mandala Shoji tetap sibuk berkampanye ke berbagai daerah, sehingga sulit dihubungi.

Mandala Shoji pun langsung ditahan di Lapas Salemba.

Ia datang ke lapas didampingi istri, tiga anaknya, dan Elza Syarief.

Setibanya di depan Lapas Salemba, Mandala Shoji sempat mengomentari pencoretan namanya dari DCT oleh KPU.

"Kata Bu Elza itu melanggar hukum," kata Mandala Shoji.

Selanjutnya, ia enggan memberikan komentar apapun. Ia memilih berbincang bersama istri dan anak-anaknya selama 15 menit sebelum masuk ke dalam lapas.

"Ayah berjuang dulu ya. Ayah lagi berdakwah," ujar Mandala Shoji kepada anak-anaknya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, istri Mandala, Maridha Deanova Safriana berharap suaminya menjadi hafiz Al Quran setelah keluar dari penjara.

BREAKING NEWS - Mandala Shoji Buron, Follower Minta Pembawa Acara Termehek-mehek Itu Serahkan Diri

"Insya Allah kalau sudah keluar akan jadi seorang hafiz," kata Maridha. Hak politik Elza mengatakan, Mandala akan melaporkan KPU ke polisi setelah mengetahui namanya dicoret dari DCT.

Menurut Elza, kliennya tidak pernah terbukti melakukan tindak pidana kriminal.

Oleh karena itu, KPU tidak mempunyai hak untuk mencoret nama Mandala dari DCT.

"Saya pasti keras kalau hak politiknya hilang. Ini bukan tindakan kriminal, tetapi pelanggaran dalam aturan main kampanye. Hukumannya juga di bawah lima tahun penjara," ujar Elza.

Elza menyebut, Mandala Shoji masih mempunyai hak politik yang sama dengan para caleg eks koruptor.

"Yang melakukan tindak pidana korupsi saja masih boleh mencalonkan. Ada apa ini pakai coret-coret. Kalau mau mengalahkan Mandala, fair dong," tegas Elza.

Selain itu, kliennya juga akan melaporkan Bawaslu DKI ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) terkait dugaan kehadiran tiga saksi palsu pada persidangan di PN Jakpus.

"Langkah ke depannya juga akan mendaftarkan laporan terhadap Bawaslu ke DKPP soal saksi palsu di persidangan," kata Elza. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rangkuman Perjalanan Kasus Mandala Shoji hingga Resmi Dipenjara", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/02/09/07355151/rangkuman-perjalanan-kasus-mandala-shoji-hingga-resmi-dipenjara.
Penulis : Rindi Nuris Velarosdela
Editor : Andri Donnal Putera

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved