Protistusi Artis

Polda Jatim Klarifikasi Hubungan Mucikari dan Vanessa Angel, Bukan Pakai Jasa VA, Hanya Fasilitasi

Terkait pemberitaan dua DPO mucikari laki-laki yang diduga kuat pernah memakai jasa (memfasilitasi) Vanessa Angel dalam jaringan prostitusi online

Polda Jatim Klarifikasi Hubungan Mucikari dan Vanessa Angel, Bukan Pakai Jasa VA, Hanya Fasilitasi
surya.co.id/mohammad romadoni
Vanessa Angel tiba di Gedung Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Rabu (30/1/2019) 

Polda Jatim Klarifikasi Hubungan Mucikari dan Vanessa Angel, Bukan Pakai Jasa VA, Hanya Fasilitasi

TRIBUNKALTIM.CO - Terkait pemberitaan dua DPO mucikari laki-laki yang diduga kuat pernah memakai jasa (memfasilitasi) Vanessa Angel dalam jaringan prostitusi online di Jakarta. begini klarifikasi lengkap dari Polda Jatim.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan meluruskan dua DPO mucikari itu terbukti pernah memfasilitasi Vanessa Angel dalam bisnis layanan prostitusi online.

Perlu digarisbawahi itu artinya sang mucikari yang memakai jasa Vanessa Angel bukan dalam konotasi seks melainkan perannya sebagai penghubung atau perantara yang bersangkutan ke user atau pengguna prostitusi.

Hasil Pemeriksaan Ponsel Mucikari, Penyidik Polda Jatim Temukan 1.000 Video Syur Artis

Video Feni Rose Cecar 3 Terduga Mucikari hingga Curhat Vanessa Angel tak Keluar Kamar 2 Minggu

Kuasa Hukum Mucikari Sebut Vanessa Angel Terima Rp 35 Juta dari Total Transaksi Rp 80 Juta

"Artinya (DPO Mucikari) pernah melibatkan dan terlibat proses mempermudah dan menyediakan orang lain dengan orang lain untuk melakukan pelanggaran asusila dalam hal ini prostitusi," ungkapnya di Gedung Ditreskrimsus, Minggu (10/2/2019).

Yusep menjelaskan praktik bisnis layanan esek-esek yang dilakukan mucikari itu khususnya melibatkan artis VA (Vanessa Angel).

Dua DPO mucikari itu beberapa terlibat bersama Vanessa Angel dalam transaksi prostitusi online di Jakarta.

"Dua DPO mucikari prostitusi ini pernah transaksi prostitusi dengan artis VA lebih dari satu kali di Jakarta," jelasnya.

Yusep kembali menegaskan, maksud dua DPO mucikari di sini merupakan orang yang mempermudah dan menyediakan orang bersama orang lain, sehingga melakukan perbuatan prostusi sesuai Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 296 Jo Pasal 506 tentang mucikari dan prostitusi bahwa yang bersangkutan atau mengambil keuntungan maka itulah yang disebut mucikari.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved