Berita Video

VIDEO - Liwetan Asyik di Seasik, Rumah Makan Ala Pedesaan di Kota Balikpapan

Untuk menemani nasi, diletakkan sayur-sayuran berupa urap, potongan tahu dan tempe, terong, serta ayam goreng, tidak lupa telur balado juga tersedia.

VIDEO - Liwetan Asyik di Seasik, Rumah Makan Ala Pedesaan di Kota Balikpapan
Tribunkaltim/Rachmad Sujono
MAKAN SERU - Konsep makan rame-rame yang sudah lama melengendaris di Restoran Seasik jalan MT.Haryono Balikpapan ini membuat pengunjung seakan bersantap makan dengan suasana pedesaan nan asri, Sabtu (9/2). Paket Liwetan dari nasi yang dibuat dengan campuran bumbu khusus ini juga dilengkapi dengan lauk ikan laut yang dibakar bersama bumbu dan rempah, serta ayam goreng yang dipotong kecil dan tidak lupa dengan sayur-sayuran pelengkap, tahu tempe ditata rapi dalam satu wadah dengan alas daun pisang. 

Liwetan Asyik di Seasik, Rumah Makan Ala Pedesaan di Kota Balikpapan

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christine

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jika ingin menikmati momen spesial bersama rekan-rekan kerja, sahabat, atau keluarga, maka Rumah Makan Seasik adalah pilihan yang tepat. Seasik menawarkan paket liwetan untuk dinikmati ramai-ramai.

Liwetan adalah tradisi makan bersama dengan beralaskan daun pisang sebagai pengganti piring, dengan nasi dan lauk pauk yang juga disajikan di atasnya. Kemudian, liwetan bisa dinikmati bersama-sama.

Dalam paket liwetannya, Seasik menawarkan bagi minimal 5-6 orang untuk dapat merasakan keharuman nasi liwet yang dimasak bersama ikan asin dan rempah-rempah pilihan.

Baca: Restoran Cina Tidak Menyediakan Pisau dan Garpu di Meja Makan ? Ini Alasannya

Baca: Promo Chatime, Harga Spesial Hanya Rp 18 Ribu Hingga 20 Februari 2019

"Itu saya nasinya dimasak bersama dengan ikan asin, dicampur rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, cabai merah keriting, serta serai," ujar Christina. Benar saja, aroma rempah yang segar terasa masuk ke dalam rongga penciuman ketika nasi dikunyah. Potongan-potongan ikan asin yang memberi aroma khas juga terlihat mengundang untuk disantap.

Untuk menemani nasi, diletakkan sayur-sayuran berupa urap, potongan tahu dan tempe, terong, serta ayam goreng, tidak lupa telur balado juga tersedia. Di tengah semuanya, dua ekor ikan bawal yang dibakar diletakkan.

"Ikan bawalnya sendiri dibakar dengan bumbu Parape. Itu bumbu khas Sulawesi. Terdiri dari bawang merah, bawang putih, gula merah, dan cabai merah keriting," tukas Christina lagi. Dia menjelaskan, yang memberi rasa utamanya adalah gula merah, yaitu sensasi manis bercampur pedas dari cabai.

Baca: Beredar Video Murid Aniaya Gurunya Karena Ditegur Merokok, Ini Fakta-faktanya

Baca: Demi Laut yang Bersih, KFC Tak Lagi Sediakan Sedotan Plastik

Dua jenis sambal juga dihidangkan untuk menambah sensasi rasa; sambal hijau dan sambal terasi. Suasana pedesaan lebih terasa lagi ketika nasi liwet disantap menggunakan tangan.

Christina mengatakan, jika ingin memesan nasi liwet, sebaiknya pengunjung memesan sehari sebelumnya. Hal ini berkenaan dengan proses memasak nasi yang cukup lama. "Kami harus memasak sesaat sebelum tamu datang, karena kalau nasinya terlalu lama disimpan sebelum tamu datang, rasanya tidak akan sama," tegasnya.

Untuk memesan paket liwetan bagi lima hingga enam orang, standar bagi satu orangnya adalah Rp 40 ribu. Pelanggan juga bisa mengubah pesanan dengan varian lauk lainnya, seperti misalnya kepiting, udang, atau makanan laut lain yang menjadi khas Seasik.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Christine
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved