Berita Video

VIDEO - Otban VII Periksa 3 Pesawat di Bandara Balikpapan

Terdiri dari 25 items persyaratan operasional, 15 items keselamatan dan perlengkapan pada kabin pesawat dan 12 items yang berkaitan dengan kondisi

VIDEO - Otban VII Periksa 3 Pesawat di Bandara Balikpapan
Tribunkaltim.co/ Fachri Ramadhani
Kepala Otoritas Bandara Wilayah VII Alexander Rita bersama jajaran Angkasa Pura I Balikapapan dan Airnav Balikpapan melakukan rampchek pesawat Lion Air, Minggu (10/2/2019). Tampak mereka melakukan pemeriksaan dokumen pramugari pesawat. 

Otban VII Periksa 3 Pesawat di Bandara Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Otoritas Bandar Udara Wilayah VII menggelar kampanye tentang keselamatan dan keamanan penerbangan secara simpatik, Minggu (10/2/2019) di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

"Temanya penerbangan indonesia 'Selamanya', Selamat, Aman, dan Nyaman," kata Kepala Otban Wilayah VII Alexander Rita di sela kegiatan.

Lebih lanjut, tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Di Depan Alumni Trisakti, Jokowi Teriak Bukan Diktator, Bukan Pula Pelanggar HAM

Link Live Streaming Uji Coba Timnas U-22 Indonesia vs Arema FC, Tanding Hari Ini

Prediksi Line Up Persib Bandung saat Bersua Persiwa Wamena, Miljan Radovic Pasang 4 Pemain Baru

Selain itu agar pengetahuan masyarakat semakin meningkat. Serta secara tidak langsung, stakeholder sebagai pelaku usaha di bidang penerbangan dapat melaksanakan fungsinya dengan baik dengan meminimalisir faktor resiko.

Dari pantauan Tribunkaltim.co, dalam kegiatan tersebut Otban bekerjasama dengan Angkasa Pura I Balikpapan, Airnav Balikpapan dan pihak maskapai penerbangan. Mereka membagikan brosuur keselamatan juga bingkisan kepada penumpang yang hendak berangkat.

"Selain memberikan souvenir jajaran juga memberikan sosialisasi aturan penerbangan. Mana yang boleh dan tidak dilakukan," ucapnya.

Kegiatan lainnya mereka melakukan ramp inspection atau rampcheck.

Ramp check merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh inspektur penerbangan dari Ditjen Perhubungan Udara. Hal tersebut dilakukan sebagai pemenuhan terhadap standar keselamatan penerbangan, terutama pada peak season, karena frekuensi penerbangan kian meningkat.

"Kita lakukan kali ini sangat sederhana. Kalau kita mau tuntas keseluruhan, perlu waktu khusus. Karena kaitannya dengan kampanye, kita lakukan sebagai pemenuhan kelengkapan dari kampanye simpatik. Untuk meyakinkan masyarakat," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved