Pria di Denpasar Jadi Korban Penganiayaan Gara-gara Bantu Tetangga Turunkan Bendera Parpol

Setelah dianiaya, korban langsung melapor ke polisi. Mendapatkan pengaduan tersebut, polisi langsung bergerak dan menahan Gung Balang.

Pria di Denpasar Jadi Korban Penganiayaan Gara-gara Bantu Tetangga Turunkan Bendera Parpol
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
ILUSTRASI - Bendera partai politik peserta pemilu 2019 dijejer di depan kantor KPU Kalimantan Utara, diabadikan belum lama ini. 

Mahfud MD Keluhkan Pesawat Garuda Delay Tanpa Penjelasan, Sudjiwo Tedjo Langsung Angkat Bicara

Gara-gara Pembayaran Gaji Tertunggak, Liga Malaysia Diguncang Isu Pengaturan Skor

Dikabarkan Mundur dari Liga 1, Ini Penjelasan Pihak Perseru Serui

Pada sore harinya, korban melapor ke polisi.

"Polisi berhasil mengamankan pelaku dan dia mengakui perbuatannya. Atas perbuatannya dia disangkakan dengan pasal 51 KUHP," ucap Artana.

Sementara itu, ditemui terpisah, Nurata menjelaskan penganiayaan yang menimpa dirinya berkaitan dengan bendera Partai Demokrat.

"Tiga bulan lalu saya bantu tetangga turunkan bendera Demokrat. Awalnya sudah cari Gung Balang ke rumahnya untuk turunkan bendera, tapi setelah satu bulan tidak diturunkan akhirnya diturunkan sendiri sama tetangga," ujar Nurata.

Nurata berpikir bahwa semua baik-baik saja. Sehingga dirinya tidak menyangka akan menjadi korban pemukulan, hingga Sabtu bertemu pelaku dijalan dan mengalami penganiayaan.

Karena itu, dia berharap polisi dapat mengusit kasus tersebut secara tuntas. "Harapan saya masalah ini bisa diselesaikan seadil-adilnya oleh polisi," kata Nurata.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Bantu Turunkan Bendera Partai, Pria Ini Jadi Korban Penganiayaan

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved