Redpack, Layanan Bagasi Berbayar untuk Penumpang Kapal Laut Diperkenalkan di Pelabuhan Balikpapan

Redpack merupakan sistem logistik yang disediakan Pelni untuk penumpang yang menginginkan barang bawaannya dikemas dan diurus oleh petugas dari Pelni.

Redpack, Layanan Bagasi Berbayar untuk Penumpang Kapal Laut Diperkenalkan di Pelabuhan Balikpapan
TRIBUNKALTIM/ARIS JONI
Yohanes Banne, Kepala Kantor Cabang PT. Pelni (Persero) Balikpapan 

Redpack, Layanan Bagasi Berbayar untuk Penumpang Kapal Laut Diperkenalkan di Pelabuhan Balikpapan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM. CO, BALIKPAPAN - PT. Pelni (Persero) melakukan uji coba bisnis logistiknya yang bernama Responsibility and Excellent Delivery (Redpack) di Pelabuhan Semayang, Balikpapan hari ini, Senin (11/2/2019).

Kepala Kantor Cabang PT. Pelni (Persero) Balikpapan, Yohanes Banne menjelaskan, Redpack merupakan sistem logistik yang disediakan Pelni untuk penumpang yang menginginkan barang bawaannya dikemas dan diurus oleh petugas dari Pelni.

Sehingga, melalui Redpack tersebut, para penumpang lebih dimudahkan untuk mengurus barang bawaannya.

"Jadi lewat Redpack ini penumpang tidak perlu repot lagi membawa barangnya, karena semua sudah diurus oleh petugas Pelni mulai dari mengemas barangnya, menaruh barang penumpang di bagasi khusus barang dan mengangkat barang tersebut. Jadi penumpang tinggal tau beresnya saja, petugas kita nanti yang urus semua barangnya," jelasnya.

Upaya Pencurian Sarang Walet di Samarinda Digagalkan Warga, Kepergok saat Coba Memanjat dengan Tali

Unjuk Rasa Dugaan Korupsi RPU di Balikpapan Berakhir, Mahasiswa Sebut Akan Ada Aksi Susulan

Diakuinya, Redpack tersebut berbayar atau dikenakan biaya dengan perkiraan sekitar Rp. 900 per Kilogram di luar ongkos buruhnya dengan berat barang minimal 50 kg dan maksimal 100 kg.

Ia menjelaskan, program Redpack tersebut telah berjalan sejak 2018 di lima cabang Pelni di Indonesia dan saat ini di Balikpapan baru diterapkan guna menata dan membantu penumpang dalam mengurus logistik yang dibawanya.

"Tujuan kita baik, untuk mempermudah para penumpang. Biasanya kan penumpang menggunakan over bagasi yang mana barang bawaan digratiskan selama di bawah 50 kg, kalau di atasnya dikenakan biaya tambahan. Tapi over bagasi ini penumpang urus sendiri barangnya mulai mengangkat, menaruh barang hingga jika terjadi kehilangan barang tidak di tanggung oleh Pelni. Tapi kalau Redpack, semua jadi tanggung jawab kami," terangnya.

Pengakuan Mengejutkan Wanita Berusia 129 Tahun Sebelum Wafat, Tersiksa dengan Umur Panjangnya

14 Tahun Berlalu, Lisa Face Off yang Disiram Air Keras oleh Suaminya telah jadi Pengusaha Sukses

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved