Samson Asal Samarinda Jadi Korban Senjata Tajam, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Kejadian itu terjadi pada 07.30 Wita, Senin (11/2/2019) pagi tadi di jalan poros Samarinda-Bontang, KM 24.

Samson Asal Samarinda Jadi Korban Senjata Tajam, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
HO/Humas Polresta Samarinda
Diduga alami gangguan jiwa, pria berinisial MH (50) diamankan Kepolisian akibat menimpas warga Tanah Merah dengan menggunakan parang, Senin (11/2/2019). 

Samson Asal Samarinda Jadi Korban Senjata Tajam, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga Tanah Merah, Samarinda Utara jadi korban penimpasan, dilakukan oleh pria yang diduga alami gangguan jiwa.

Kejadian itu terjadi pada 07.30 Wita, Senin (11/2/2019) pagi tadi di jalan poros Samarinda-Bontang, KM 24.

Sebelum kejadian penimpasan itu terjadi, Samson (41) korban penimpasan dibuat kaget dengan bunyi yang berulang-ulang terjadi dibagian depan rumahnya.

Peringati Hari Pers Nasional, Astra Motor Balikpapan Beri Servis Gratis

Empat Petani Rumput Laut Akui Merugi Rp 250 juta, Diduga Akibat Aktivitas Pengerukan Laut

Demo di Depan Kantor Pemkot Balikpapan, Massa Tutup Sebagian Jalan, Ikuti Live Streamingnya

Karena penasaran, Samson mengecek keluar rumah mendatangi sumber suara. Ternyata, terdapat seorang pria yang tampilan compang camping memukul mobil miliknya.

Tidak ingin mobilnya rusak, Samson pun meminta pria tersebut untuk berhenti, namun permintaan itu tidak diindahkan oleh pria berisial MH (50) itu.

"Saya keluar rumah untuk cek sumber suara itu. Ternyata ada pria yang mukul mobil berulang-ulang," ungkap Samson, Senin (11/2/2019).

Samson terus meminta pria itu untuk menghentikan aksinya, namun tetap terus dilakukan oleh pria itu. Sampai akhirnya MH mengambil sebilah parang yang dibawanya, lalu mengayunkan ke arah korban.

Satu luka tebasan di lengan kiri Samson, membuat korban harus dioperasi dan menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung mengamankan pelaku dengan mengingatkannya ke tiang listrik, sebelum akhirnya diamankan pihak Kepolisian.

BREAKING NEWS - Tuntut Masalah Korupsi RPU, Puluhan Pendemo Tutup Sebagian Jalan Jendral Sudirman

Aspian Noor Ditunjuk Menjadi Plt Ketua KONI Samarinda Gantikan Ade Sukma Yudhy

Gempa M 4.1 Guncang Bandung Senin Siang, Dirasakan di Bojongsoang & Banjaran

Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Wawan Gunawan menjelaskan, setelah pelaku diamankan, yang bersangkutan langsung dibawa ke RSJ Atma Husada guna dilakukan observasi, apakah mengalami gangguan jiwa atai tidak.

"Karena dari informasi yang kita peroleh, pelaku memang kerap mondar mandir disekitar kawasan itu, dan mengalami gangguan jiwa. Untuk memastikan apakah yang bersangkutan alami gangguan jiwa, kita bawa ke rumah sakit jiwa," terangnya.

Diperkirakan pelaku akan menjalani observasi selama kurang lebih 14 hari. Dari hasil observasi itulah nantinya Kepolisian akan melakukan langkah hukum selanjutnya.

"Kita tunggu hasil observasinya, kalau memang gangguan jiwa murni (permanen) tidak bisa kita lakukan proses," jelasnya.

Sedangkan barang bukti yang diamankan, yakni sebilah parang dengan panjang kurang lebih 80 cm. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved