BMKG Berau Ingatkan Warga, Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang

BMKG Berau kembali menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat Berau khususnya yang bermukim di wilayah pesisir.

BMKG Berau Ingatkan Warga, Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang
TRIBUN KALTIM/GEARFY NECOLSEN
Gelombang tinggi dan angin kencang juga terjadi di Pulau Maratua dan sekitarnya, hingga di wilayah pesisir selatan, Pantai Bidukbiduk. 

BMKG Berau Ingatkan Warga, Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau kembali menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat Berau, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir.

Dalam beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem tengah menyelimuti wilayah ini.

Pasalnya, berdasarkan pantauan BMKG Berau, pada hari Selasa (12/2/2019) hingga Rabu (13/2/2019) nanti, tinggi gelombang di Kecamatan Tanjung Redeb dan sekitarnya diperkirakan mencapai 1.25 meter hingga 2 meter.

Angin kencang juga sudah mulai dirasakan oleh masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir selatan, Kecamatan Bidukbiduk. Menurut laporan warga bernama Ronny Adam, sejak Senin (11/2/2019) angin bertiup kencang di kecamatan terjauh di Kabupaten Berau itu.

“Di Bidukbiduk tadi malam sampai saat ini anginnya kencang banget, gelombangnya juga tinggi,” ungkapnya, Selasa (12/2/2019). Dedy Paihan yang juga berada di kecamatan ini sempat menanyakan informasi kepada BMKG Berau tentang kondisi cuaca yang ekstrem ini.

Tekad Sumardi, Kepala Stasiun Metrologi, BMKG Berau menjelaskan, angin kencang yang terjadi di wilayah selatan Berau disebabkan adanya belokan angin (shearline). “Shearline ini terbentuk di daerah pesisir Kalimantan,” ungkapnya.

Prakiraan Cuaca di Balikpapan Sabtu (9/2/2019), Gelombang Tinggi Ancam Nelayan di Laut

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan, Berikut Daftar Titik Rawan dari Sumatera-Papua

Gelombang Tinggi selama 3 Hari ke Depan di Sejumlah Perairan Indonesia, BMKG Imbau Warga Waspada

Fenomena Supermoon, BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi 19-22 Januari

Angin kencang, kata Sumardi, memicu terjadinya gelombang hingga 2 meter. Kondisi ini menurutnya sangat rawan bagi para nelayan tradisional maupun wisatawan yang melakukan perjalanan ke pulau-pulau wisata. Pasalnya, para nelayan tradisional umumnya hanya menggunakan sampan atau perhau kecil. Demikian juga transportasi wisatawan, umumnya juga hanya menggunakan speed boat berukuran kecil yang rentan terhadap gelombang setinggi 1 hingga 2 meter.

Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di wilayah perairan Berau, agar lebih berhati-hati.

“BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan memperhatikan risiko gelombang tinggi, terhadap keselamatan pelayaran,” tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai kemungkinan pohon tumbang akibat angin kencang.

Pasalnya di wilayah Bidukbiduk terdapat perkebunan kelapa yang menjulang tinggi.

Bahkan salah satu mobil warga pernah rusak berat karena tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang.

Pantauan Tribunkaltim.co, hujan lebat hingga ringan disertai angin kencang juga menerpa Pulau Maratua dan sekitarnya sejak hari Rabu (6/2/2019) lalu. (*)
 

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved