Harga Tiket Pesawat Meroket, Sri Mulyani Minta Pertamina Lakukan Ini

Ribut-ribut terkait kenaikan harga tiket pesawat mulai merembes ke harga avtur yang dijual PT Pertamina (persero)

Harga Tiket Pesawat Meroket, Sri Mulyani Minta Pertamina Lakukan Ini
Kompas.com
Ilsustrasi harga tiket pesawat sempat meroket 

Harga Tiket Pesawat Meroket, Sri Mulyani Minta Pertamina Lakukan Ini 

TRIBUNKALTIM.CO - Ribut-ribut terkait kenaikan harga tiket pesawat mulai merembes ke harga avtur yang dijual PT Pertamina (persero). Industri pesawat terbang berdalih menaikkan harga tiket lantaran harga avtur yang tinggi. Seperti diketahui sekitar 40% biaya operasional penerbangan untuk pembelian avtur.

Kontan saja, kondisi ini mengundang perhatian pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah telah meminta Pertamina melakukan kajian ulang terkait harga avtur.

Harga avtur yang diterima oleh maskapai domestik belum termasuk perhitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% dan Pajak Penghasilan (PPh) 0,3% untuk penerbangan domestik.

Menguak Alasan di Balik Mahalnya Harga Tiket Pesawat

 Pengusaha mengatakan pengenaan PPN 10% tersebut menyebabkan tiket maskapai domestik melonjak tinggi.

Kendati demikian, Sri Mulyani enggan menjelaskan formula yang pas terkait pengenaan PPN. Dia menjelaskan perlu ada kajian lagi dengan melihat level playing field agar tidak terjadi kompetisi yang tidak sehat.

Penumpang Keluhkan Mahalnya Tiket Pesawat, Dirjen: Meroketnya Harga Tiket tak Langgar Aturan

"Kalau itu sifatnya level playing fields kita bersedia untuk membandingkan dengan negara lain. Kalau treatment PPN itu sama, kita akan berlakukan sama," jelas Sri Mulyani.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tarif Tiket Pesawat Melambung, Sri Mulyani Minta Pertamina Hitung Ulang Harga Jual Avtur, http://www.tribunnews.com/bisnis/2019/02/12/tarif-tiket-pesawat-melambung-sri-mulyani-minta-pertamina-hitung-ulang-harga-jual-avtur.


INACA Sepakat Turunkan Harga, Tapi Mengapa Tiket Pesawat Lion Air Masih Mahal?

 Harga tiket pesawat sejumlah rute penerbangan masih dikeluhkan mahal oleh masyarakat.

Padahal pada Januari 2019, National Air Carriers Association (INACA) sepakat menurunkan harga tiket.

Perusahaan penerbangan Lion Air mengungkapan bahwa saat ini masih terjadi situasi musim sepi penumpang pesawat.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved