Soal Dana Konsumsi, Meiliana Minta KPU Sampaikan Permohonan Tertulis ke Pemprov Kaltim

Saat ini, KPU Kaltim masih kekurangan dana dalam memenuhi kebutuhan konsumsi panitia maupun aparat Keamanan untuk pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

Soal Dana Konsumsi, Meiliana Minta KPU Sampaikan Permohonan Tertulis ke Pemprov Kaltim
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Pj Sekda Prov Kaltim, Meiliana saat menyampaikan hasil SKD CPNS Pemprov Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Jl Gajah Mada, Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (5/12/2018). 

Soal Dana Konsumsi, Meiliana Minta KPU Sampaikan Permohonan Tertulis ke Pemprov Kaltim

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Provinsi Kaltim Meiliana menyempatkan diri berkunjung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda Kalimantan Timur, Senin (11/2/2019) .

Kedatangan Meiliana ke KPU dalam rangka meninjau kesiapan KPU menggelar Pilpres dan Pileg April 2019 mendatang.

Meiliana mengatakan, pada dasarnya KPU Kaltim siap menyambut Pilpres dan Pileg.

Namun KPU Kaltim masih kekurangan dana dalam memenuhi kebutuhan konsumsi panitia maupun aparat Keamanan untuk pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

Pemprov Kaltim, kata dia, siap mengakomodasi permohonan KPU.

Meiliana berharap KPU segera membuat permohonan tertulis ke Gubernur Kaltim.

"KPU memohon kepada Pemprov untuk membantu uang makan konsumsi panitia dan aparat keamanan. Kami siap bantu, tapi harus disuratkan ke Gubernur dulu. Setelah itu saya akan salurkan ke TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah)," kata Meiliana di kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (12/2/2019).

Dinas ESDM Kaltim Tutup 2 Perusahaan Tambang Batu Bara di Tahun 2018, Ini Alasannya

Wagub Hadi Mulyadi Sebut Kaltim Tak Bisa Langsung Tinggalkan Batu Bara, Harus Dilakukan Bertahap

Terkait besaran dana yang akan dibantu, Meiliana belum bisa membeberkan lantaran harus melihat kebutuhan permintaan KPU dan hasil rapat TAPD.

"Apakah nanti dalam rapat TAPD di tambahkan kah, tapi insya Allah bisa di bantu. Saya bilang segera usulkan. Kami bisa bantu tapi tidak semua, karena kan ini (Pilpres) APBN," ujarnya.

KPU Putuskan Daftar Caleg Eks Koruptor Tak Diumumkan di TPS, Hanya di 2 Tempat Ini Saja

3 Film Indonesia Ini Tayang Tepat di Hari Valentine 14 Februari 2019, Salah Satunya Bergenre Horor

Terkait pilpres dan Pileg, Meiliana juga menyampaikan kepada para PNS di lingkup Pemprov Kaltim untuk mengajak masyarakat agar tidak golput saat pencoblosan 17 April mendatang.

"PNS harus aktif mengajak masyarakat supaya tidak golput. Tapi bukan mengarahkan untuk memilih pasangan calon tertentu. Ini tidak dibenarkan. PNS harus tetap netral. Yang terpenting Pileg dan Pilpres berjalan kondusif di Kaltim dan tingkat golput menurun," tutur Meiliana

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved