Pilpres 2019

Viral di Medsos Kritikan Rizal Mallarangeng untuk Rocky Gerung, Bakal Dibalas Sang Akademisi?

Rizal Mallarangeng mengatakan tulisannya itu merupakan kritik untuk Rocky Gerung, sahabatnya yang juga akademisi.

Viral di Medsos Kritikan Rizal Mallarangeng untuk Rocky Gerung, Bakal Dibalas Sang Akademisi?
Kompas.com/SABRINA ASRIL
Viral di Medsos Kritikan Rizal Mallarangeng untuk Rocky Gerung, Bakal Dibalas Sang Akademisi? 

Viral di Medsos Kritikan Rizal Mallarangeng untuk Rocky Gerung, Bakal Dibalas Sang Akademisi?

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tulisan Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi (Gojo) Rizal Mallarangeng di Qureta.com sehari lalu yang berjudul “Rocky Gerung, Kembang, dan Bowoisme” mendapat komentar luas di medsos.

Rizal Mallarangeng mengatakan tulisannya itu merupakan kritik untuk Rocky Gerung, sahabatnya yang juga akademisi dan selama ini dikenal dengan jargon "akal sehat".

"Saya bersahabat dengan Rocky sejak tahun 1980-an. Kami adalah aktivis mahasiswa di puncak otoritarianisme Orba. Kenapa saya kritik dia dengan tulisan? Untuk mengingatkan dia. Dan juga, kaum intelektual tidak dinilai dari omongannya tapi dari tulisannya. Kalau perdebatan secara tertulis, pendapat jadi lebih sistematis dan mendalam," kata Rizal Mallarangeng kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Dalam tulisannya, Rizal Mallarangeng menilai Rocky Gerung tidak berimbang dalam menyajikan fakta-fakta tentang capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Ada keberpihakan, Rocky condong ke Prabowo dan berbagai uraiannya sudah menjadi semacam mono-kritik terhadap Jokowi," kata Rizal Mallarangeng.

Sejatinya, akademisi yang menjadikan akal sehat sebagai konsep perjuangan, harus menimbang fakta dan argumen, serta mengarahkan 'pedangnya' kepada semua pihak di ruang publik tanpa terkecuali.

"Penguasa bisa benar bisa salah, demikian pula kaum oposisi," ujarnya.

Masih dalam kritiknya, menurut Rizal Mallarangeng, Rocky Gerung seharusnya tidak membedakan Prabowo dan Jokowi, atau berlindung di balik argumen bahwa seorang akademisi harus selalu mengkritik kekuasaan.

"Dia memiliki bakat yang baik sebagai seorang pengkritik di luar sistem. Terus terang, agar berimbang dan tidak melulu mengulas soal Jokowi, saya sangat ingin mendengar bagaimana Rocky menjelaskan atau mengkritik apa yang ingin saya sebut sebagai Bowoisme," katanya.

Baca: Rocky Gerung Beri Sindiran Tuan Guru Bajang, ini Asal Mula Perang Dingin Keduanya

Baca: Sindir Pelapor Rocky Gerung, Haris Azhar: Saya Khawatir Bung Jack Bakal Laporkan Maruf Amin

Baca: Sosok Jack Boyd Lapian, Mantan DJ yang Laporkan Ahmad Dhani, Rocky Gerung hingga Anies Baswedan

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved