Berita dari Kubar

Bimtek Pelaporan Barang Persediaan, Sekda: Mari Dukung Kubar Pertahankan Opini WTP

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Yacob Tullur membuka Bimbingan Teknis Penatausahaan dan Pelaporan Barang Persediaan.

Bimtek Pelaporan Barang Persediaan, Sekda: Mari Dukung Kubar Pertahankan Opini WTP
IST/HUMAS
FOTO BERSAMA - Kasubid Bidang Perencanaan Dan Perubahan Status Hukum Marceliunus Ari Prasetya A, Inspektur Inspektorat Robertus Bellarmirnus Belly Djuedi Widodo, Sekda Kabupaten Kubar Yacob Tullur, Kepala BKAD Sahadi, dan Kabid Kekayaan dan Aset Rion 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Yacob Tullur membuka Bimbingan Teknis Penatausahaan dan Pelaporan Barang Persediaan. Hadir dalam kegiatan bimtek ini Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat, dan Kepala Bagian serta staf di lingkungan Pemkab Kutai Barat.

Acara tersebut diselenggarakan Badan Keuangan Aset dan Daerah Kabupaten Kubar awal Februari lalu di Balai Pertemuan Umum Tanaa Purai Ngeriman menghadirkan narasumber dari Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kaltim dan Inspektur Inspektorat Kabupaten Kutai Barat serta diikuti 339 peserta yang merupakan pengurus barang di lingkup kerja masing-masing.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kutai Barat Yacob Tullur berharap penyelenggaraan bimtek membawa pada optimalisasi pengelolaan keuangan dan administrasi penatausahaan dan pertanggungjawaban barang persediaan di lingkungan Pemkab Kubar.

Soal Kedatangan Jokowi ke Kaltim, Danrem: Kami Belum Dapat Kepastian Tanggal

"Kami minta seluruh peserta dapat mengikuti bimtek ini dengan serius, dan untuk melihat hasil capaian BKAD harus rutin melakukan monitoring dan evaluasi agar apa yang menjadi kendala dapat segera diselesaikan berikut tingkatkan intensitas pendampingan. Manfaatkan momen ini dengan sebaiknya sebagai bagian dari karya bakti untuk hari esok yang lebih baik," katanya.

Tullur menambahkan melakukan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku harus dipahami dengan benar. Sebelum pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentu kita dapat mengaudit laporan keuangan terlebih.

"Saran saya kita bisa libatkan audit internal yaitu Inspektorat dan audit eksternal dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Mari bersama kita dukung Kutai Barat mempertahankan Opini WTP dan Panji Keberhasilan, " imbaunya.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sahadi mengungkapkan kegiatan bimtek dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terkait sistem pelaporan dan sistem aplikasi yang digunakan. Ke depannya bimtek lainnya akan banyak dilakukan agar terwujud peningkatkan kualitas sumber daya dan kesiapannya. Hal ini juga merupakan upaya pemantapan agar penyajian laporan baik laporan keuangan atau barang persediaan tersaji dengan baik.

Soroti soal Bule Salah Masih Dibela, Via Vallen Sindir Marko Simic?

Kepala Bidang Kekayaan dan Aset Rion ikut menambahkan kegiatan ini juga dibuat sebagai indikator dan parameter yang dilakukan oleh auditor sudah mendalam. Yang mana kaidah-kaidah tertib administrasi sudah dijalankan dan dalam rangka melakukan penyesuaian aplikasi yang telah dikembangkan oleh Kanwil DJPB serta melakukan koreksi dan sinkronisasi.

"Jika dalam penataan barang persediaan ada masalah atau ada hal yang belum dipahami secara rinci agar segera di tanyakan lebih lanjut kemudian data yang diolah dan dilaporkan nantinya harus sudah benar-benar sesuai dengan yang diharapkan mengikuti aturan, " tuturnya. (hms11)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved