Jalan Penghubung Trans Kaltim-Kalsel Longsor, Belum Ada Anggaran Sementara Dipasang Rambu

Hujan deras dalam beberapa hari terakhir tidak hanya merendam fasilitas umum dan rumah warga di wilayah Long Ikis, Kabupaten Paser.

Jalan Penghubung Trans Kaltim-Kalsel Longsor, Belum Ada Anggaran Sementara Dipasang Rambu
Tribun Kaltim
Rambu larangan melintas di dekat badan Jalan Negara Km 5 poros Kuaro-Tanah Grogot yang longsor, Rabu (13/2/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Hujan deras dalam beberapa hari terakhir tidak hanya merendam fasilitas umum dan rumah warga di wilayah Long Ikis, Kabupaten Paser. Banjir juga merusak infrastruktur jalan penghubung trans Kaltim-Kalsel.

Untuk poros Kuaro-Batu Aji kerusakan terjadi di dua titik, sedangkan poros Kuaro-Tanah Grogot badan jalan lonsor terjadi di Km 5 Jalan Kusuma Bangsa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser H Bachtiar Effendi telah melaporkan bahwa air terjun Gunung Rambutan meluap ke jalan negara, sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas. Banyak pengendara yang tidak berani melintas.

Kotak Gembok Jadi Tempat Simpan Sabu, Pria di Samarinda Seberang Diringkus Polisi

Pendaftaran PPPK 2019, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Upload ke sscasn.bkn.go.id

"Pada poros Kuaro-Batu Aji atau di sekitar Sungai Rie Kecamatan Kuaro terjadi tanah longsor. Akibatnya, setengah badan jalan tertimbun tanah longsor. Adapun di Kuaro terjadi penurunan badan jalan, begitu pula di Km 5 poros Kuaro-Tanah Grogot," kata Bachtiar, Rabu (13/2/2019).

Oleh karena itu, lanjut Bachtiar, sudah semestinya dilaporkan dinas terkait Pemprov Kaltim, tapi khusus badan jalan yang longsor di Km 5, rencananya akan diperbaiki melalui dana APBD Paser. Mengingat APBD 2019 telah disahkan, Bachtiar belum bisa menjanjikan akan memperbaiki tahun ini.

"Memang bagian dari Jalan Negara, tapi itu punya (kewenangan) kita memperbaikinya. Dulu (pelebaran jalan) kita yang mengerjakan, termasuk siring penahan longsor dari susunan batu. Karena sekarang longsor, perbaikannya tidak ada dalam anggaran, untuk sementara kita kasih rambu agar tidak melintas di dekat badan jalan yang longsor," kata Bachtiar.

Kondisi serupa juga terjadi di badan Jalan Negara Km 8 poros Kuaro-Tanah Grogot, tapi setelah dibuatkan siring yang permanen dengan tiang pancang, sampai sekarang badan jalan itu tidak longsor lagi.

Ani Yudhoyono Terbaring Sakit, Ucapkan Terima Kasih pada Jokowi dan 9 Nama Lainnya

Ternyata Ini Alasan Ratna Galih Mundur dari Sinetron Cinta yang Hilang, Lihat Sosok Penggantinya

Bachtiar juga menginformasikan bahwa tahun ini Kuaro-Batu Aji, Kuaro-Tanah Grogot, dan poros Kuaro-Kerang dayo mendapat anggaran perbaikan dari APBN. Apakah bisa ditanggulangi dari proyek-proyek itu? Hal itu menurut Bachtiar tergantung pihak provinsi.

"Memang tahun ini APBN mengalokasikan anggaran perbaikan, tapi itu bukan kewenangan kita," tambahnya. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved