Kejuaraan Catur

Atabiya Radhwa Juarai Kelas Putri, Kejuaraan Catur Pelajar se-Kaltim Tingkat Sekolah Dasar

Putri dari perempuan bernama Unis Sugena ini mengatakan cukup senang kembali menjuarai catur kali ini, dan berharap bisa berprestasi di kejuaraan

Atabiya Radhwa Juarai Kelas Putri, Kejuaraan Catur Pelajar se-Kaltim Tingkat Sekolah Dasar
TRIBUNKALTIM/ABDUR RACHIM
JUARA - Atabiya Radhwa Sagena Hasyim (jilban pink) berhasil menjuarai Kejuaraan Catur Pelajar se-Kaltim tingkat Sekolah Dasar Putri, Minggu (17/2/2019). 

Atabiya Radhwa Juarai Kelas Putri, Kejuaraan Catur Pelajar se-Kaltim Tingkat Sekolah Dasar

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Atabiya Radhwa Sagena Hasyim, gadis kelas 5 SD Muhamadiyah 4 Samarinda ini, menjuarai kelas putri, dalam Kejuaraan Catur Pelajar se-Kaltim tingkat Sekolah Dasar (SD), yang digelar oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim di Gedung LPMP Kaltim Samarinda Seberang.

Kejuaraan yang digelar dalam rangka HUT Provinsi Kaltim ke-62 itu. Putri dari perempuan bernama Unis Sugena ini mengatakan cukup senang kembali menjuarai catur kali ini, dan berharap bisa berprestasi di kejuaraan selanjutnya.

"Sudah sering dan beberapa kali juara, saya senang dan gembira. Mudahan bisa juara lagi kalau ikut turnamen catur, soalnya saya senang dan ini hobi saya," ucapnya malu-malu Kepada Tribunkaltim co, Minggu (17/2/2019).

Unis Sagena, ibu dari pecatur cilik inipun mengatakan tidak menyangka anaknya bisa berprestasi di bidang catur.

Padahal menurutnya awal perkenalan anaknya dengan catur adalah hal yang tidak disengaja, namun sebagai orang tua, Unis mengaku terus mendorong dan mendukung kegiatan anaknya selama itu dibidang yang positif.

"Alhamdulillah, saya selalu support dari belakang, yang penting anak saya happy, dan waktu yang dia gunakan dicatur itu bermanfaat, dari pada lari ke hal negatif. Sebenanrnya dari awal tidak diarahkan ke catur, tapi dilihat dia semakin tertarik, dan kita sebagai orang tua terus mendukung dan makin kesini bakatnya semakin keluar," terangnya usai anaknya menerima piala pengharagaan.

Atabiya bukan satu-satunya pecatur yang menjadi juara dalam Kejuaraan Catur Pelajar itu. Ada enam tingkatan yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut, diantaranya SD Putri, SD Putra, SMP Putra, SMP Putri, SMA Putra, dan SMA Putri.

Untuk tingkatan SMP dan SMA hampir semua title juara diborong oleh atlet keluaran dari Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim.

Melihat hasil ini, Rasman Rading, selaku bendahara Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim yang juga menjabat Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, mengatakan sangat mengapresiasi dengan semangat para pecatur muda yang tampil dalam Kejuaraan kali ini.

Menurutnya ini menjadi sarang pembentukan dan pencarian bibit-bibit atlet Kaltim yang akan terus dipertahankan dan dikembangkan kedepannya agar bisa dimasa depan membawa prestasi yang baik untuk Provinsi Kaltim dalam berbagai event.

"Saya melihat bibit-bibit atlet yang muncul diluar perkiraan kita. Rupanya para pelatih catur kita ini terus membina di sekolah-sekolah dan ini menjadi harapan kita bersama. Walapun tidak juara kita bangga melihat apa yang mereka lakukan disini. Kita akan terus perhatikan mereka memantau mereka terlebih yang diluar SKOI Kaltim," terang Rasman, Minggu (17/2/2019). (m03)

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved