Piala Indonesia

Winger PSS Sleman Sering Lolos dari Bek Borneo FC Saat Leg Pertama di Stadion Segiri

Tentunya pekerjaan rumah pelatih akan berat, saat tandang ke PSS Sleman, karena hanya membawa satu gol. Menahan imbang atau memang di kandang lawan

Winger PSS Sleman Sering Lolos dari Bek Borneo FC Saat Leg Pertama di Stadion Segiri
(TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)  
Pemain Borneo FC, Lerby Eliandry (kiri) dan Ambrizal Umainilo saat diadang pemain PSS Sleman pada pertandingan lanjutan Piala Indonesia di Stadion Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Jumat (15/2/2019). Borneo FC menang tipis 1-0 . 

Winger PSS Sleman Sering Lolos dari Bek Borneo FC Saat Leg Pertama di Stadion Segiri

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menang tipis 1-0 kala menjamu PSS Sleman dalam leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia pada 15 February 2019 lalu, skuad besutan Fabio Lopez mulai berbenah diri.

Penalti yang dieksekusi Lerby Elyandry menjadi penentu kemenangan skuad Pesut Etam malam itu.

Tentunya pekerjaan rumah pelatih akan berat, saat tandang ke PSS Sleman, karena hanya membawa satu gol. Menahan imbang atau memang di kandang lawan menjadi kewajiban bagi pasukan pesut etam di lag kedua.

Banyak hal yang harus kembali dibenahi Fabio Lopez, apalagi Borneo FC tampil tidak segarang kala berhadapan dengan PS Mojokerto dengan kemenangan agregat 9-1 pada pekan lalu.

Beberapa hal yang menjadi perhatian Fabio usai menang tipis di kandang dalam laga 15 Februari 2019.

Menjadi Perhatian Borneo FC

1. Pesut Etam justru tampil kurang menyakinkan dalam laga tersebut. Berstatus tuan rumah dan didukung sekitar 5000an lebih suporter mereka rupanya tidak membuat Borneo FC menang dengan skor besar.

2. Laskar Elang Jawa menerapkan pressing ketat yang membuat pemain Borneo FC tidak bisa bergerak leluasa. Bahkan beberapa kali lini belakang sukses diterobos pemain sayap mereka. Ini akan menjadi perhatian lebih Fabio, terlebih mereka akan bertanding away di kandang Laskar Elang Jawa.

3.Duet pemain asing Javlon Guseynov dan Jan Lammers masih yang terbaik, walaupun mendapat pressing, kondisi ini masih bisa digagalkan dua tembok kokoh Pesut Etam.

4. Mengevaluasi beberapa kesalahan individu yang harus diperbaiki pada leg kedua nanti.

"Saya patut bersyukur kami menang dan tidak kebobolan dalam laga tersebut, ini jadi modal kami di pertandingan berikutnya nanti, dan terus memperbaiki kekurangan yang masih ada," kata Fabio Lopez. (m03)

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved