Luhut Binsar : Kalau Masih Ada Bisnis Saya, Silakan Anda Ambil

"Kalau masih ada bisnis saya, silakan anda ambil. Kapan lagi kan ambil bisnis saya?" tegas Luhut di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Rabu.

Luhut Binsar : Kalau Masih Ada Bisnis Saya, Silakan Anda Ambil
Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia sekaligus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat konferensi pers di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (8/10/2018).(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA) 

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan beberapa hal terkait hal-hal yang belakangan ikut dibicarakan publik.

Salah satunya adalah penegasan bahwa dirinya sudah tidak lagi memiliki bisnis yang saat ini masih dikelola.

Seluruh bisnis yang dimilikinya, sudah dilepas sejak ia terpilih menjadi menteri.

Jika, terbukti masih ada, Luhut mempersilakan siapapun yang menginginkannya untuk diambil alih.

"Kalau masih ada bisnis saya, silakan anda ambil. Kapan lagi kan ambil bisnis saya?" tegas Luhut di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Berlayar di Sungai Mahakam, Kapal Motor Samarinda-Mahakam Ulu Ini Oleng 75 Derajat

Tak Jadi ke Persija, Fabiano Beltrame Pilih Persib Bandung, Beredar Percakapan dengan Bobotoh

Link Live Streaming Persija vs PS Tira Persikabo, Tayang Kamis (21/2/2019) Hari Ini Pukul 15.00 WIB

Dia mengakui selama belum menjadi menteri di Kabinet Indonesia Kerja, beberapa bisnis dijalani olehnya, termasuk bisnis pertambangan batu bara.

Ia melepas bisnisnya, tidak lain karena melihat sosok Joko Widodo yang tidak lagi berbisnis saat terpilih menjadi presiden.

"Saya melihat pak presiden yang tidak lagi berbisnis, memberi contoh yang bagus, saya tidak mau juga. Tidak berani juga," jelas dia.

Perusahaan yang pernah ia kelola sebelum menjadi menteri, saat ini masih terus berjalan dan dikelola oleh pihak lain, termasuk PT Toba Sejahtera holding.

"Sampai sekarang, masih jalan semua kok. Toba Bara itu juga masih jalan terus dipegang sama si Rizal," ungkapnya.

Transaksi Narkoba di Rumah Sakit, BNNK Samarinda Amankan Satu Pria

Namun, dia menolak pernyataan Walhi yang mengatakan bahwa terdapat permasalahan yang terjadi antara perusahaannya dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, hal itu tidak berdasar.

Halaman
1234
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved