Mahakam Travel Mart 2019

Catat! 26-28 Maret, Seller dan Buyer akan Bertemu di Mahakam Travel Mart

Semua pelaku yang bergerak di bidang wisata bisa ikut. Tak hanya dari Asita saja. Supaya wisata Kaltim makin banyak dikenal dunia luar.

Catat! 26-28 Maret, Seller dan Buyer akan Bertemu di Mahakam Travel Mart
HO-Panitia Mahakam Travel Mart
Panitia Mahakam Travel Mart dan para General manager hotel yang tergabung di Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) chapter Samarinda, berfoto bersama usai sosialisasi belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kaltim hampir memiliki semua syarat untuk menjadi daerah tujuan wisata. Mulai objek wisata, sarana akomodasi, bandara representatif, hingga aneka oleh-oleh. Yang perlu dilakukan saat ini, adalah mengenalkan semua potensi wisata Kaltim, ke luar daerah.

Kondisi inilah yang melatari digelarnya Mahakam Travel Mart (MTM). Kegiatan yang memertemukan berbagai pelaku industri jasa pariwisata di Tanah Air. Rencananya, kegiatan ini dihelat 26-28 Maret 2019 di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda.

"Kita sudah punya objek wisata. Akomodasi, hotel-hotel sudah lengkap. Oleh-oleh ada Roti Durian Panglima, Amplang, di Balikpapan ada Jenebora. Wisata pantai ada di Balikpapan, wisata bahari ada di Berau, Wisata Sungai kita ada Mahakam, lengkap dengan kapal wisatanya. Kini saatnya mengeksplorasi pemasarannya," kata I Gusti Bagus Putra, Ketua Panitia MTM 2019.

Tanpa eksplorasi pemasaran yang tepat, Putra yakin, pariwisata di Kaltim akan stagnan. Nantinya, potensi wisata ini akan dijual melalui ajang Table Top. "Dalam MTM ada kegiatan Table Top yang bersifat B to B (business to business). Dimana seller dan buyer bertemu," kata Putra, yang juga merupakan Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Samarinda.

MTM 2019, kata Putra, terbuka luas bagi seluruh pelaku industri jasa wisata. Tidak terbatas pada asosiasi tertentu. "Semua pelaku yang bergerak di bidang wisata bisa ikut. Tak hanya dari Asita saja. Supaya, wisata Kaltim makin banyak dikenal dunia luar. Kalau hanya event skala lokal, yang tahu hanya orang-orang lokal saja," ungkap Putra.

Sekitar 300 pelaku dan industri jasa pariwisata akan berkumpul di Samarinda, 26-28 Maret mendatang. Pada waktu tersebut akan digelar kegiatan bertajuk MTM, ini Ajang ini menjadi momentum bagi para pelaku industri pariwisata, untuk memasarkan produknya masing-masing.

Putra menuturkan, dalam MTM, terdapat sekitar 100 seller (penjual). Seller ini bergerak di berbagai bidang industri jasa pariwisata. "Ada hotel, agen tour and travel, pemilik destinasi wisata, restoran, maskapai penerbangan, UMKM, pusat kerajinan tangan, asuransi perjalanan, bank, dan jasa pendukung pariwisata lainnya," kata Putra.

Sedangkan buyer (pembeli) yang bakal hadir lebih banyak. Mencapai 200 pelaku industri jasa pariwisata pula. Para buyer ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri. "Buyer ini juga pelaku industri jasa wisata. Ada juga travel agent, blogger, hingga tour operator," ungkap Putra.

Putra yakin, event MTM bakal menggeliatkan pariwisata di Bumi Etam. Melalui acara semacam ini, destinasi wisata di Kaltim akan semakin dikenal luas, hingga mancanegara.(*)

Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved