Okupansi Hotel Midtown Samarinda Rata-rata 80 Persen, Restorannya Segera Diperluas

Konsep restorannya lebih santai. Kami lihat tamu tidak suka yang terlalu formil. Dengan konsep outdoor, maka lebih luas juga smoking area.

Okupansi Hotel Midtown Samarinda Rata-rata 80 Persen, Restorannya Segera Diperluas
Tribun Kaltim/Rafan A Dwinanto
Konsep outdoor mewarnai acara Client Appreciation & Dinner yang digelar Hotel Midtown Samarinda untuk para klien setianya. Mulai Maret, restoran hotel ini akan diperluas. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Konsep outdoor mewarnai acara Client Appreciation & Dinner yang digelar Hotel Midtown Samarinda untuk para kliennya. Gala dinner ini merupakan rangkaian HUT ke-2 Hotel Midtown Samarinda. Berbeda dengan HUT sebelumnya yang berlangsung di ballroom, kali ini gala dinner digelar di pelataran Hotel Midtown atau samping Town Hall Restaurant.

Konsep outdoor yang diterapkan dalam gala dinner ini, rencananya bakal diadopsi menjadi konsep baru Restoran Midtown 2019 ini. "Kami akan menata ulang restoran ini. Targetnya Mei nanti sudah rampung. Tunggu saja kejutannya," kata Richard Peter Ririhena, General Manager Hotel Midtown Samarinda, Jumat (23/2/2019) malam lalu.

Konsep outdoor dipilih karena sebagian besar tamu Hotel Midtown menginginkan suasana santai dan rileks. Jauh dari kesan formal seperti yang ada sekarang ini. "Konsep lebih santai. Kami lihat tamu tidak suka yang terlalu formil. Dengan konsep outdoor jadi lebih banyak smoking area. Yang sekarang kan sedikit smoking area-nya. Jadi nanti lebih santai, lebih rileks," tutur Richard.

Di HUT ke-2 ini pula, kata Richard, pihaknya semakin optimistis dengan bisnis perhotelan di Kota Tepian. Ekonomi yang tumbuh positif, ditopang suasana kondusif daerah meski di tahun politik, membuat geliat ekonomi makin terasa.

"Kami optimistis akan baik seperti di 2018. Kami yakin akan ada peningkatan. Perkembangan ekonomi bagus, suasana politik kondusif. Jadi dunia perhotelan akan bagus 2019 ini," katanya lagi.

Beroperasinya Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto juga makin menambah optimisme Richard. Adanya penerbangan langsung dari dan ke berbagai kota besar di Tanah Air, diakui Richard berdampak langsung pada tingkat hunian Hotel Midtown.

"Tingkat hunian kami naik 5 persen sejak bandara beroperasi. Benefit untuk hotel makin terasa sejak ada bandara. Karena, dulu tamu baru datang itu sore atau malam. Sekarang, siang mereka sudah check in," urai Richard seraya menambahkan, rata-rata okupansi di Midtown Hotel Samarinda kini di atas 80 persen.

Selain itu, pada 2019 ini Hotel Midtown juga masih berfokus pada branding hotel. Dengan cara menggelar berbagai event yang mengangkat budaya lokal Kalimantan. "Event yang tentunya menyangkut culture Kaltim," tambah Richard.(*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved