Advertorial

ACT-MRI Respons Banjir Kuantan Singingi

Banjir di Provinsi Riau disebabkan curah hujan yang begitu deras. Hingga Kamis (28/2)

ACT-MRI Respons Banjir Kuantan Singingi
HO - MRI-ACT
Banjir membuat sekitar lima unit rumah hanyut terbawa arus, satu buah jembatan rusak terhempas deras air, dan puluhan ternak warga mati. Kerugian materi di perkirakan hingga Rp 100 juta. 

KUANTAN SINGINGI – Banjir bandang menerjang Kecamatan Gunung Toar, Kuantan Sengingi (Kuansing), Riau, Rabu (27/9) pagi.

Banjir merendam sekitar 300 unit rumah warga di sepanjang daerah aliran Sungai Desa Petapahan.

Ketinggian air yang merendam rumah warga mencapai 3-5 meter.

Banjir membuat sekitar lima unit rumah hanyut terbawa arus, satu buah jembatan rusak terhempas deras air, dan puluhan ternak warga mati. Kerugian materi di perkirakan hingga Rp 100 juta.

Banjir membuat sekitar lima unit rumah hanyut terbawa arus, satu buah jembatan rusak terhempas deras air, dan puluhan ternak warga mati. Kerugian materi di perkirakan hingga Rp 100 juta.
Banjir membuat sekitar lima unit rumah hanyut terbawa arus, satu buah jembatan rusak terhempas deras air, dan puluhan ternak warga mati. Kerugian materi di perkirakan hingga Rp 100 juta. (HO - MRI-ACT)

Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau Othman Razali melaporkan, sebagian besar barang milik warga rusak dan hilang.

“Mereka tidak sempat mengevakuasi barang-barang karena air datang secara spontan dalam waktu lima menit,” jelasnya.

Warga pun mengungsi di sejumlah rumah kerabat dan tetangga yang tidak terkena banjir.

Tanggap darurat banjir segera dilakukan ACT Riau dan Tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Taluk Kuantan.

Sejumlah aksi dilakukan dalam penanganan bencana banjir ini. Tim MRI bertugas membantu evakuasi warga.

ACT Riau juga telahmembuka posko banjir dan dapur umum.

Halaman
12
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved