Kabar dari Kubar

Sekda Buka Pelatihan Manajemen Seni, Berharap Sanggar Seni Kembangkan Budaya Daerah Kubar

Pelatihan manajemen seni merupakan ajang untuk mengenalkan, memberikan pemahaman serta meningkatkan pengetahuan bagi sanggar-sangar seni

Sekda Buka Pelatihan Manajemen Seni, Berharap Sanggar Seni Kembangkan Budaya Daerah Kubar
IST/HUMAS
BUKA PELATIHAN - Sekda Pemkab Kubar Yacob Tullur membuka pelatihan manajemen seni bertempat di gedung PKK Kelurahanan Barong Tongkok, Kutai Barat. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Pelatihan manajemen seni merupakan ajang untuk mengenalkan, memberikan pemahaman serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi sanggar-sangar seni di wilayah Kabupaten Kutai Barat, khususnya manajemen seni panggung.

Demikian dikemukakan Bupati Kubar FX.Yapan dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Yacob Tullur saat membuka pelatihan manajemen seni di Gedung PKK, Jalan Sendawar Raya, Barong Tongkok, Rabu(27/2).

Bupati mengatakan, pada HUT ke-62 Provinsi Kaltim, beberapa waktu lalu Kutai Barat meraih penghargaan terbaik II kategori Kebudayaan Kabupaten. Prestasi ini patut dibanggakan bahwa di tengah era moderenisasi dan besarnya arus asimilasi budaya disertai pengaruh budaya asing, masyarakat Kubar masih memiliki kesadaran, serta upaya yang baik melestarikan dan mengembangkan budaya.

Anggota DPR Ini Ajak Generasi Milenial Kaltim Geluti Pertanian dan Peternakan

Kesadaran dan pemahaman yang baik ini tentunya wajib dimiliki seluruh masyarakat. Dengan demikian seluruh elemen bahkan pemangku kepentingan yang ada sadar akan kewajibannya untuk mengupayakan pelestarian budaya.

"Pemangku kepentingan ini antara lain seperti sanggar seni. Dengan hadirnya 72 kelompok seni yang tersebar dari beberapa wilayah Kutai Barat saya harap dapat menghidupkan seni budaya yang telah diwariskan. Membangkitkan serta meningkatkan partisipasi, kemajuan dan kemandirian dari pelaku seni di sanggar seni ini tentu membutuhkan proses serta perhatian bersama, "tuturnya.

Yapan berharap kepada pelaku seni di Kubar lebih memiliki rasa bangga sebagai masyarakat berbudaya dan harus dikembangkan dalam bentuk minat, bakat dan keterampilan untuk memajukan seni dan budaya di wilayah Kutai Barat. Kepada peserta pelatihan agar mengimplentasikan hasil pelatihan ini, sehingga tidak hanya berhenti sampai di sini saja.

Deklarasi Jelang Pemilu 2019, Ini Sikap para Tokoh Kristen se-Kota Samarinda

Ketua Panitia Teofilus menjelaskan pelatihan manajemen seni diikuti 40 peserta dari berbagai penggiat seni, berlangsung satu hari mengundang narasumber Kadis Pariwisata Kubar Herman Alung, Rikam, Arliana Yulianty, Abed Nego dan Anggi Anggara.

Teofilus berharap kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan minat bakat, ketrampilan, khususnya pertunjukan seni dan promosi sehingga pertunjukan seni demi menunjang kepariwisataan di Kubar semakin dikenal dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kubar. (hms36)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved