Ada Festival Budaya dan Makanan di Dome Balikpapan, Pesertanya dari Berbagai Suku di Indonesia

"Ada 28 Paguyuban dari setiap suku di Indonesia yang tinggal di Balikpapan, yang hadir di sini ada 24 paguyuban," jelasnya.

Ada Festival Budaya dan Makanan di Dome Balikpapan, Pesertanya dari Berbagai Suku di Indonesia
Tribunkaltim.co/Heriani AM
Tenant peserta food and culture 2019 serta makanan khas yang disajikan di Pagelaran Food & Culture Fair 2019, Minggu (3/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pagelaran Food & Culture Fair 2019 di Dome Kota Balikpapan, Minggu (3/3/2019) yang diselenggarakan oleh Borneo Ladies Club (BLC) dalam rangka HUT Ke-122 Kota Balikpapan berjalan meriah.

Leo Sukotjo BE, Ketua Forum Paguyuban Kota Balikpapan (FPKB) dalam sambutannya mengatakan di Kota Balikpapan terdapat berbagai macam suku se-Indonesia yang hidup rukun.

"Ada 28 Paguyuban dari setiap suku di Indonesia yang tinggal di Balikpapan, yang hadir di sini ada 24 paguyuban," jelasnya.

Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Semen Padang, Tanding Pukul 15.30 WIB

Duel Panas Bali United Vs Mitra Kukar Piala Presiden 2019, Tonton Link Live Streaming Indosiar!

Cari Kayu di Hutan, Warga Riau Nyaris Tewas Diterkam Harimau Sumatera

Setiap paguyuban berusaha menonjolkan ciri khas dari budaya masing-masing. Ciri khas termasuk pula kuliner. Hal ini pun tampak dalam Pagelaran Food & Culture Fair 2019. 

Makanan khas berbagai suku ikut disajikan di masing-masing tenant.

Seperti Keluarga Besar Sriwijaya Balikpapan yang memamerkan miniatur jembatan Ampera, pakaian adat "baju gede" atau "baju penganggon" yang mewah serta pempek yang terkenal.

Lain halnya dengan Forum Kerukunan Komunitas Batak Balikpapan (FKKBB) sebagai juara umum tahun 2018 semakin menonjolkan budaya Tapanuli sebagai kearifan lokal mereka.

Tenant peserta food and culture 2019 serta makanan khas yang disajikan di  Pagelaran Food & Culture Fair 2019, Minggu (3/3/2019).
Tenant peserta food and culture 2019 serta makanan khas yang disajikan di Pagelaran Food & Culture Fair 2019, Minggu (3/3/2019). (Tribunkaltim)

Festival ini dihadiri oleh ratusan pengunjung, warga lokal maupun perantau semakin meramaikan suasana festival.

Wiwi, salah satu pengunjung mengatakan sangat memberi minat kepada BLC yang telah menyelenggarakan festival budaya dan makanan ini.

"Di Balikpapan banyak sekali sukunya, di sini kita bisa memberikan pelajaran kepada anak kita untuk mengetahui suku-suku yang ada di Indonesia. Kebetulan saya orang Betawi juga, kesini nyari roti buaya," ujarnya.

Beberapa  panguyuban yang ikut hadir di Food & Culture 2019 antara lain Lembaga Adat Kutai, Kerukunan Keluarga Adonara, Komunitas Orang Jakarta, Lembaga Adat Paser, Kerukunan Keluarga Sasak Lombok, Ikatan keluarga Minangkabau, Arema Malang, Kerukunan Sedulur Kediri, Kerukunan Bubuhan Banjar, Forum Komunitas Keluarga Batak, Pakaryaning Jogja, Kawanua Sulawesi Utara, PKBS Surabaya, Persekutuan Sangir dan Talaud dan masih banyak pula yang lain. 

Tenant peserta food and culture 2019 serta makanan khas yang disajikan diĀ  Pagelaran Food & Culture Fair 2019, Minggu (3/3/2019).
Tenant peserta food and culture 2019 serta makanan khas yang disajikan di  Pagelaran Food & Culture Fair 2019, Minggu (3/3/2019). (Tribunkaltim)

Selain itu restoran dan hotel yang ada di Kota Balikpapan tidak mau kalah menyajikan menu andalan mereka, antara lain MaxOne Hotel, Hotel Platinum dan lain-lain.

Diakhir acara akan ada pengumuman pemenang untuk mendapatkan piala bergilir Paguyuban terbaik yang telah dinilai sebelumnya.

Hasil dari digelarnya Food & Culture ini akan dikelola oleh BLC untuk disalurkan di berbagai kegiatan-kegiatan sosial seperti bedah rumah, pengadaan jamban, pemberian asuransi kepada tenaga bantu di Kota Balikpapan.(*) 

Penulis: Heriani AM
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved