Berita Video

VIDEO - Pencuri Modus Pecah Kaca di Kaltim Mengaku Belajar Dari YouTube

"Belajarnya sama teman, dengan youtube. Apa benar bisa atau tidak, awalnya," kata Andi Faizhi kepada Tribunkaltim.co, Kamis (7/3/2019).

VIDEO - Pencuri Modus Pecah Kaca di Kaltim Mengaku Belajar Dari YouTube
Tribunkaltim.co/ Fachri Ramadhani
Konferensi pers pengungkapan kasus pidana pencurian dengan pemberatan pecah kaca di Kaltim oleh Ditreskrimum Polda Kaltim, Rabu (6/3/2019). Dipimping langsung Dirkrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, M Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pelaku pencurian pecah kaca mobil di Kalimantan Timur yang baru-baru ini ditangkap polisi, Andi Faizhi (33) mengaku mendapat keahlian itu dari YouTube.

Tak sampai 5 detik ia bisa pecah kaca mobil bermodal busi motor.

Tanpa suara berlebihan saat melakukan aksi kejahatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Belajarnya sama teman, dengan YouTube. Apa benar bisa atau tidak, awalnya," kata Andi Faizhi kepada Tribunkaltim.co, Kamis (7/3/2019).

Prediksi dan Link Live Streaming PS Tira Persikabo vs Perseru Serui, Tanding 18.30 WIB 

Hadirkan TXT, Ini Link Live Streaming M Countdown Mnet Episode 609 yang Tayang Hari Ini

Ditangkap Hari Ini, Cek Video Aktivis Robertus Robet Saat Orasi di Aksi Kamisan yang Diduga Hina TNI

Sebanyak 7 kali pelaku beraksi sejak 2 bulan terlahir. Kawasan Tanjung, Penajang, Kuaro hingga Petung di Kabupaten Penajam Paser Utara, jadi lokasi sasaran Faizhi.

"Sembarang aja, pak. Orangnya pergi sholat langsung (pecah kaca). Pernah ada yang gak ada uangnya," tuturnya.

Usai beraksi, biasanya Faizhi langsung kabur ke Balikpapan. Ia tinggal di salah satu rumah rekannya di kawasan Kampung Baru, Balikpapan Barat. Rekannya tak tahu bahwa Faizhi merupakan spesialis pencurian pecah kaca mobil di Kabupaten Penajam Paser Utara. Di Kota Balikpapanpelaku jual barang curiannya.

"Cuma mau dijual. Biasa jual di konter, kadang di tempat mantan kerja, dulu saya supir. Yang terakhir smartphone sama uang aja," bebernya.

Tersangka mengaku terpaksa berbuat jahat. Lantaran untuk menopang kehidupan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved