478 Tenaga Honor di Kutim Terima SK, Kenaikan Upah Berkisar 20-80 Persen Sesuai Masa Kerja

478 Tenaga Honor di Kutim Terima SK, Kenaikan Upah Berkisar 20-80 Persen Sesuai Masa Kerja

478 Tenaga Honor di Kutim Terima SK, Kenaikan Upah Berkisar 20-80 Persen Sesuai Masa Kerja
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Pemberian SK TK2D secara simbolis oleh Sekda Irawansyah pada ratusan tenaga honor di lingkungan Pemkab Kutim. 

478 Tenaga Honor di Kutim Terima SK, Kenaikan Upah Berkisar 20-80 Persen Sesuai Masa Kerja

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Sebanyak 478 Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menerima Surat Keputusan (SK) perintah kerja. Penyerahan SK dilakukan Wabup Kasmidi Bulang didampingi Sekda Irawansyah di ruang Meranti, Senin (4/3/2019) lalu.

Berdasarkan laporan Bagian Umum dan Kepegawaian Setda Kutim, jumlah TK2D di lingkungan Setkab Kutim terus mengalami penurunan. Pada tahun 2017 berjumlah 601 orang, tahun 2018 berkurang menjadi 551 TK2D dan pada akhir tahun 2018 kembali berkurang menjadi 478 orang.

Rincian jumlah pengurangan tersebut karena mutasi ke OPD lain sebanyak 20 orang, mengundurkan diri sebanyak 39 orang, tidak aktif 16 orang, meninggal dunia satu orang dan mutasi masuk dari OPD lain sebanyak tiga orang. Penyusutan jumlah TK2D ini merupakan hasil dari evaluasi kehadiran dan koordinasi dengan atasan langsung TK2D yang bersangkutan baik Kasubbag maupun Kabag masing-masing.

Di hadapan ratusan TK2D penerima SK, Wabup Kasmidi Bulang mengatakan harapannya agar seluruh TK2D sama-sama berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal kepada kabupaten ini.

Tidak Ada Biaya dan Surat Kependudukan, 30 Anak di Km 5 Sangatta Tak Sekolah

Agustiya Sempat Kejar-kejaran dengan Polisi sebelum Berhasil Mengedarkan Sabu 0,26 gram di Sangatta

"Pemerintah telah berjuang untuk meningkatkan pendapatan TK2D berdasarkan pendidikan dan lamanya mengabdi. Saya lihat bahkan ada yang sampai 12 tahun mengabdi. Luar biasa, terima kasih sudah mengabdi cukup lama di Kabupaten ini. Terus tingkatkan kinerja, sesuai tugas yang diemban. Disiplin jangan berkurang. Tetap masuk kerja dan ikut apel sesuai waktu yang ditentukan," kata Kasmidi pada Tribun Kaltim.

Kasmidi mengajak para pekerja kontrak untuk bangga menjadi pegawai di lingkungan Pemkab Kutim dengan masuk kerja sesuai jam yang ditentukan, dan ciptakan budaya malu bila malas bekerja. “Artinya kita harus berubah dan buktikan untuk rajin masuk kantor, jika memang ada permasalahan dengan atasan mari kita komunikasikan sehingga ada interaksi yang terjaga," ujar Kasmidi.

Senada, Sekda Kutim Irawansyah mengatakan , SK tahun ini berbeda dengan SK tahun yang lalu. Jika tahun yang lalu hanya berdasarkan pendidikan, namun SK yang tahun ini selain pendidikan juga ada masa kerja.

Wabup Kutim Kasmidi Bulang Jabat Ketua Persatuan Atletik (PASI) Kaltim

Dewan Adat Dayak Kaltim Melantik Dewan Adat Dayak Kutim yang Diketuai Harpandi SE

"Karena ada kenaikan gaji untuk TK2D di lingkup Pemkab Kutim. Dengan besaran antara 20 persen, 40 persen hingga 80 persen, bagi mereka yang mengabdi lebih dari 10 tahun. Ditambah lagi pemberian jaminan kesehatan bagi seluruh tenaga kontrak secara bertahap,” kata Irawansyah.

Selain itu, Irawansyah juga menegaskan tidak ada penerimaan TK2D baru lagi. Apabila ada TK2D yang hingga tiga hari setelah pembagian SK tidak mengambilnya tanpa keterangan yang jelas, dianggap mengundurkan diri. SK –nya pun tidak diperpanjang lagi.(*)

Truk Tambang Terbesar di Dunia Liebherr T 282 akan Dipajang di Museum Tambang di Sangatta

Dana Pinjaman Rp 278 M Pemkab Kutim Menunggu Persetujuan Bankaltimtara

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Polisi Kutim Bersihkan Sampah di Pasar

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved