Berita Pemkab Kutai Timur

Lepas Arakan Ogoh-Ogoh

Ismunandar – Kasmidi Bulang bersilaturahmi dengan umat Hindu Bali yang berdiam di Desa Sumber Sari.

Lepas Arakan Ogoh-Ogoh
HO - Kominfo Perstik Kutim
Bupati Ismunandar dan Wabup Kasmidi Bulang berfoto bersama warga saat melepas ogoh ogoh dalam rangka menyambut hari raya Nyepi tahun baru Saka 1941. 

SANGATTA – Kesempatan bersilaturahmi dengan warga di Kecamatan Long Mesangat juga dimanfaatkan duet Pemimpin Kabupaten Kutai Timur, Ismunandar – Kasmidi Bulang untuk bersilaturahmi dengan umat Hindu Bali yang berdiam di Desa Sumber Sari.

Kebetulan, dalam rangka menyambut hari raya Nyepi tahun ini, warga menggelar ritual arak-arakan ogoh-ogoh.  

Pelepasan ogoh-ogoh dilakukan Bupati Kutai Timur Ir H Ismunandar MT didampingi Wabup H Kasmidi Bulang ST MM dan Camat Long Mesangat, Emanuel Eng dengan disaksikan ratusan warga di kecamatan tersebut, Rabu (6/3) sore. 

Ogoh-ogoh atau patung yang menyerupai Bhuta Kala menurut ajaran agam Hindu lebih melambangkan karakter jahat pada alam.

Buruan! Ada 11.000 Loker BUMN hingga 313 Posisi Pertamina, 1000 Posisi untuk Penyandang Disabilitas

Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 30, Tersaji Big Match Arsenal vs Manchester United

Dipukul Usai Kalah dari Persebaya Surabaya, Coach Persib Bandung Miljan Radovic Kecewa Sikap Bobotoh

Ogoh-ogoh didirikan di atas tandu, kemudian diarak keliling desa diiringi tabuhan musik khas Bali.

Di penghujung arak-arakan, ogoh-ogoh pun dibakar hingga menjadi abu. Hal ini sebagai simbol penyucian diri, menjelang perayaan Nyepi

“Kerajaan Hindu tertua ada di Kutai, mulai Kerajaan Kudungga kemudian menyebar ke seluruh Indonesia.

Hadirnya umat Hindu di Long Mesangat adalah kembali ke tanah leluhur juga.

Semua warga Kutai Timur dan saling bersaudara,” ungkap Bupati Ismunandar sebelum melepas arak-arakan ogoh-ogoh di lapangan Desa Sumber Sari, Kecamatan Long Mesangat.

Lima Tug Boat Dikerahkan, Temas Line Kandas di Berau

869 Keluarga Terima Beras Sejahtera

Sejak 2018, Detoks Digital Dilakukan saat Hari Nyepi di Bali, Ternyata Ini Segudang Manfaatnya!

Usulan tempat ibadah dari warga setempat juga ditampung Bupati dan akan menjadi perhatian bersama.

Untuk dapat direalisasikan dalam waktu dekat.  “Kami selama diamanahi dan saat mau kampanye Pilkada, para pemangku mendoakan kami di sini.

Makanya ketika ada panitia, kabari tanggal 6 saya upayakan hadir. Meski tadi paginya ada kegiatan di Samarinda,” kata Ismunandar.

Ismunandar juga berharap budaya menyambut Nyepi oleh warga setempat tidak luntur.

Ogoh-ogoh buatan putra putri Desa Sumber Sari merupakan karya bersama yang bagus. Sebagai bentuk pelestarian budaya.

Selain melepas ogoh-ogoh, Bupati dan Wakil Bupati Kutim juga memberikan bantuan alat sarana olahraga pada warga setempat.(advertorial/Kominfo Perstik Kutim)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved