Berita Video

VIDEO - Suara Vokalis Band Asal Samarinda Dipuji Personel Band Nidji

Tiga tembang mereka bawakan, salah satunya lagu ciptaan vokalis Bara Suara, Iga Massardi berjudul 'Matahari dan Mimpi' yang diaransemen ala

VIDEO - Suara Vokalis Band Asal Samarinda Dipuji Personel Band Nidji
Tribunkaltim/nalendro
Eufonia Band asal SMKN 20 Samarinda tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2019 di Lapangan PPI, Pusenif Bandung, Sabtu (9/3/2019). Band akustik yang terdiri dari empat personel ini, menampilkan genre yang berbeda dengan band lainnya. Balad Melayu. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Nalendro

TRIBUNKALTIM.CO,BANDUNG - Eufonia Band asal SMKN 20 Samarinda tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2019 di Lapangan PPI, Pusenif Bandung, Sabtu (9/3/2019).

Band akustik yang terdiri dari empat personel ini, menampilkan genre yang berbeda dengan band lainnya. Balad Melayu.

Kisah Dramatis Korban Banjir yang Video Penyelamatannya Viral; Pasrah Saat Terjebak di Persawahan

Pasangan Suami Istri Tak Tak Kunjung Punya Anak? Kenali Penyebabnya

Tiga tembang mereka bawakan, salah satunya lagu ciptaan vokalis Bara Suara, Iga Massardi berjudul 'Matahari dan Mimpi' yang diaransemen ala Balad Melayu.

Walaupun beberapa kali petikan gitar terdengar fals, namun, cengkok suara vokalis Dea, diiringi petikan gitar dari Elman dan Zivan ditambah pukulan kajon dari Andre, berhasil membuat juri dan penonton bertepuk tangan.

"Apresiasi saya buat suara vokalisnya. Salut, karena, beberapa kali suara gitarnya fals, tapi suara vokalisnya ga fals," kata salah satu Juri Pucuk Cool Jam Festival 2019, M. Ardi Prakarsa.

Ardi yang juga drummer group band Nidji ini, menyarankan ke depan, sebaiknya sebelum manggung personel menyetting gitar agar pas saat manggung.

Saran lainnya, karena band akustik punya tantangan tersendiri, sebaiknya di penampilan lain, personel lainnya selain vokalis bisa lebih atraktif dan mengatur tempat duduknya agar tak terkesan sebagai pengiring saja, melainkan sebagai kesatuan band.

Juri lainnya, Boim dari SAE Indonesia, mengatakan sebenarnya, band asal Kota Tepian ini terhitung berani ketimbang band lainnya.

Karena, menampilkan akustik dengan genre balad Melayu. Sama seperti Ardi, Boim menyarankan persiapan alat harus sebaiknya dipastikan sebelum manggung. Sebab, jika sudah tampil, tak ada lagi kesempatan perbaikan.

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved