Berita dari Kubar

Lantik Pengurus Lembaga Adat di Tering, Bupati Minta Peran Lembaga Adat Dioptimalkan

Peran dan fungsi lembaga adat harus dilaksanakan secara optimal. Hal ini agar penguatan dan pelestarian adat bisa dilakukan

Lantik Pengurus Lembaga Adat  di Tering, Bupati Minta Peran Lembaga Adat Dioptimalkan
IST/HUMAS
LANTIK LEMBAGA ADAT - Bupati Kubar FX Yapan Temenggung Singa Praja melantik pengurus Lembaga Adat se-Kecamatan Tering periode 2016-2022 secara serentak, di Kantor Lembaga Adat Kecamatan tering, Sabtu (9/3). 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Peran dan fungsi lembaga adat harus dilaksanakan secara optimal. Hal ini agar penguatan dan pelestarian adat bisa dilakukan, mengingat berbagai perubahan seiring berkembangnya zaman.

"Jika tidak diantisipasi, dikhawatirkan dapat menyebabkan kaidah-kaidah adat pun semakin lemah dan dapat punah," tegas Bupati Kubar FX Yapan Temenggung Singa Praja, pada pelantikan pengurus Lembaga Adat se-Kecamatan Tering periode 2016-2022 secara serentak, di Kantor Lembaga Adat Kecamatan tering, Sabtu (9/3).

Maka itu, masyarakat dan lembaga adat kampung harus mempunyai peluang dalam melakukan pendekatan, penguatan dan pelestarian adat istiadat, sesuai dengan sosial budaya dan kondisi karakteristik masyarakatnya masing-masing.

Tolak Kembali ke Real Madrid, Zidane Serius Pertimbangkan Tawaran Juventus?

Bupati menyampaikan selamat dan apresiasi atas dilantiknya kepala lembaga adat dan jajarannya, semoga dapat menjalankan tugas yang dipercayakan ini. Sehingga dapat membawa lembaga adat, lebih maju dan juga berperan aktif melestarikan adat istiadat yang menjadi ciri khas Kubar.

"Segala sikap kontributif yang diberikan dalam lembaga adat ini, diharapkan dapat berdampak terhadap suksesnya pembangunan Kubar ke depan,"ujarnya.

Kepala Adat Besar Kubar Manar Dimansyah Gamas mengatakan lembaga adat adalah mitra kerja pemerintah, tentu harus membuktikan kepada pemerintah bahwa lembaga yang dipercayakan ini dapat memberikan kontribusi atau menghasilkan out put yang baik. Tentunya dalam konteks sebagai pengurus adat istiadat.

Pasokan Gas Elpiji 3 Kg Malinau Langka, Satu Agen Kena Sanksi Pertamina

Untuk pola kerja di dalam lembaga adat ini, kami menerapkan pola kebersamaan atau rekan kerja (satu tim). Supaya tidak ada kecanggungan dalam hal bersama-sama mengurus adat istadat ini. Terutama antara pengurus lembaga adat kabupaten, kecamatan dan kampung.

Dia menambahkan menjelang satu tahun kepengurusan lembaga ada, rencana akan melakukan rapat koordinasi seluruh kepala adat se-Kubar. Rapat ini akan membahas tentang mengevaluasi pencapaian-pencapaian kerja yang sudah didapatkan selama satu tahun ini. "Seperti, prestasi dan lainnya,"ujarnya. (hms6)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved