Lapor SPT Tahunan Terakhir 31 Maret, Ini Sanksi bagi yang Terlambat

Setiap tahun, wajib pajak orang pribadi atau wajib pajak badan berkewajiban untuk menyampaikan surat pemberitahuan ( SPT) tahunan pajak penghasilan.

Lapor SPT Tahunan Terakhir 31 Maret, Ini Sanksi bagi yang Terlambat
istimewa/DJP
Lapor SPT Tahunan Terakhir 31 Maret, Ini Sanksi bagi yang TerlambatSPT 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Setiap tahun, wajib pajak orang pribadi atau wajib pajak badan berkewajiban untuk menyampaikan surat pemberitahuan ( SPT) tahunan pajak penghasilan.

Batas waktu penyampaian SPT tahunan untuk wajib pajak orang pribadi paling lama tiga bulan setelah akhir tahun pajak, sementara untuk wajib pajak badan, SPT tahunan harus disampaikan paling lama empat bulan setelah akhir tahun pajak.

Bila tidak disampaikan sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan, maka wajib pajak akan dikenakan sanksi.

"Sanksinya sesuai Undang-Undang KUP memang tidak berlaku besar. Untuk wajib pajak pribadi hanya Rp 100.000 dan wajib pajak badan Rp 1 juta," tutur Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama seperti dikutip dari Kontan.co.id, Senin (11/3/2019).

Berikut Dalam buku Undang-Undang KUP dan Peraturan Pelaksanaannya, dijelaskan bahwa pengenaan sanksi administrasi berupa denda adalah untuk kepentingan tertib administrasi perpajakan dan meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban menyampaikan Surat Pemberitahuan.

31 Maret Batas Akhir Laporan SPT Pajak Tahunan, Berikut 13 Daftar Penghasilan Bukan Objek Pajak

Cara Mudah Lapor dan Mengisi SPT Pajak Penghasilan Tahunan Secara Online, Batas Akhir 31 Maret 2019

Bankaltimtara Resmi Lapor SPT Pajak Penghasilan, Jumlahnya Fantastis

Lebih lanjut Hestu pun mengatakan, setelah periode penyampaian SPT Tahunan berakhir di Maret dan April, DJP akan memeriksa wajib pajak yang belum menyampaikan SPT Tahunan.

"Kita akan memanfaatkan berbagai data yang kita miliki seperti data transaksi ataupun data kepemilikan harta, termasuk yang kita dapatkan berdasarkan UU No 9/2017 baik data keuangan domestik maupun luar negeri (AEOI)," tutur Hestu.

Tak hanya itu, petugas pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pun akan mengimbau dan melakukan pengawasan secara individual terhadap wajib pajak yang belum menyampaikan SPT Tahunan dan data-data yang menunjukkan adanya kewajiban perpajakan yang harus dilaporkan melalui SPT Tahunan.

(Lidya Yuniartha)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ini sanksi bagi wajib pajak yang terlambat laporkan SPT Tahunan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Sanksi bagi yang Terlambat Laporkan SPT Tahunan", https://money.kompas.com/read/2019/03/11/063700026/ini-sanksi-bagi-yang-terlambat-laporkan-spt-tahunan.

Editor : Erlangga Djumena

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved