Berita Video

VIDEO - Reaksi Gubernur Kaltim Saat Disodori Kesepakatan Participating Interest 10 Persen

Padahal kesepakatan tersebut sudah disiapkan di depan para undangan, saat menghadiri HUT PPU ke-7 di Halaman Kantor Bupati, Senin (11/3/2019).

VIDEO - Reaksi Gubernur Kaltim Saat Disodori Kesepakatan Participating Interest 10 Persen
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Gubernur Kaltim Isran Noor saat mendapat penjelasan mengenai kesepakatan PI yang ditolak untuk ditandatangani. 

Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Gubernur Kaltim Isran Noor menolak untuk menandatangani kesepakatan pembagian Participating Interest (PI) 10 persen antara Pemprov Kaltim dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Padahal kesepakatan tersebut sudah disiapkan di depan para undangan, saat menghadiri HUT PPU ke-7 di Halaman Kantor Bupati, Senin (11/3/2019).

Awalnya, pihak pembawa acara menyampaikan rencana penandatangan kesepakatan PI untuk blok migas antara Gubernur Kaltim Isran Noor dan Bupati Abdul Gafur Mas'ud dan diketahui Ketua DPRD Nanang Ali.

"Ini apa, kesepakatan apa MoU. Kalau kesepakatan saya tak mau tandatangan, tapi kalau MoU saya mau. Kesepakatan kok cuma 3 lembar padahal kan ada hak dan kewajiban dalam kesepakatan ini, " jelasnya.

Kabar Gembira, Pemkab PPU Gratis Warga Iuran BPJS Kesehatan, Ini Jumlah Anggaran yang Disiapkan

Gubernur Kaltim Isran Noor dan Sejumlah Kepala Daerah Hadiri HUT PPU

VIDEO - Jelang HUT Ke-17 PPU, Pemkab Cat Median Jalan, OPD Diberi Tanggung Jawab Siapkan Cat

Sejumlah pejabat Pemprov Kaltim berusaha untuk memberikan penjelasan, namun Isran tetap bersikukuh tak mau tanda tangan.

"Saya juga belum baca isinya apa. Memang ada aturan mengenai pembagian PI tapi kalau dengan daerah belum ada aturannya," jelasnya.

Lagi-lagi kembali diberikan penjelasan mengenai perbedaan kesepakatan dengan MoU.

Bahkan ia mengatakan bila ini merupakan MoU maka akan langsung tanda tangan.

Wakil Bupati Hamdam juga berusaha menberikan penjelasan mengenai kesepakatan dan MoU, namun Isran Noor meminta penandatanganan ini ditunda.

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved