Sidang 4 Anggota DPRD Kalteng Dugaan Terima Suap Rp 240 Juta, Soal Limbah Sawit

DPRD di Kalteng supaya tidak RDP terkait dugaan pencemaran limbah sawit di Danau Sembuluh.

Sidang 4 Anggota DPRD Kalteng Dugaan Terima Suap Rp 240 Juta, Soal Limbah Sawit
tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendakwa empat anggota DPRD, Kalimantan Tengah atau Kalteng.

Empat anggota DPRD Kalteng ini diduga menerima suap Rp240 juta dari petinggi PT Sinar Mas agar tidak melakukan rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran limbah sawit.

Keempat terdakwa tersebut adalah Ketua Komisi B DPRD, Kalteng, Borak Milton.

Persib Bandung Masih Banyak PR untuk Liga 1 2019, Pengamat Ragukan Miljan Radovic Bisa Bertahan

Live Streaming Arema FC vs Persita Tangerang Malam Ini Rabu 19.30 Wita, Tonton di smartphone

Residivis Kambuhan Serang Polisi Pakai Ketapel Berbusur, Ditangkap di Atap Rumah Warga

Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng Punding Ladewiq H Bangkan.

Serta anggota Komisi B DPRD Kalteng Edy Rosada dan Arisavanah.

Terdakwa I, Borak Milton, selaku Ketua Komisi B DPRD Kalimantan Tengah dan terdakwa II.

"Punding Ladewiq H. Bangkan, selaku Sekretaris Komisi B DPRD Kalimantan Tengah telah melakukan atau turut serta melakukan menerima hadiah atau janji Rp 240 juta," kata Ikhsan Fernandi Z, JPU pada KPK saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Pemberian uang itu diberikan Wakil Direktur Utama PT SMART Tbk yang juga Direktur PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) Edy Saputra Suradja.

Willy Agung Adipradhana selaku Direktur Operasional Sinar Mas wilayah Kalimantan Tengah IV, V.

Dan Gunung Mas/Chief Executive Officer (CEO) Perkebunan Sinar Mas 6A Kalimantan Tengah-Utara.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved