Berita Pemprov Kalimantan Utara

Milenial untuk Kaltara Terdepan; Respons Kaltara Edisi Khusus Tampilkan 8 Narasumber Spesial

"Respons Kaltara" kali ini bertujuan menginspirasi generasi muda atau generasi milenial lainnya yang ada di provinsi termuda di Indonesia ini.

Milenial untuk Kaltara Terdepan; Respons Kaltara Edisi Khusus Tampilkan 8 Narasumber Spesial
Humas Pemprov Kaltara
Pergelaran Respons Kaltara edisi khusus yang menampilkan 8 narasumber dari kalangan milenial berprestasi di Kaltara, Rabu (13/3/2019) malam. 

TANJUNG SELOR – Kegiatan “Respons Kaltara” edisi ke-XXXI yang digelar Rabu (13/03/2019) malam kemarin, sedikit berbeda dengan edisi lainnya. Jika biasanya narasumber yang dihadirkan adalah pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) atau pejabat terkait, kali ini lebih spesial. Delapan orang narasumber yang hadir dalam acara yang dilangsungkan di Aula Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara itu, adalah para milenial muda berbakat.

“(Saya) Milenial untuk Kaltara Terdepan”. Demikian tema yang diangkat pada Respons Kaltara edisi khusus ini. Mengulik tentang rahasia sukses beberapa milenial yang ada di Kaltara, Respons Kaltara kali ini bertujuan untuk menginspirasi para generasi muda atau generasi milenial lainnya yang ada di provinsi termuda di Tanah Air ini.

Dipandu dua narasumber, Susan dan Aulia, acara yang merupakan garapan Bagian Humas pada Biro Humas dan Protokol Sekretariat Provinsi Kaltara ini, tambah semarak, karena turut menghadirkan artis muda dari Jakarta untuk menghibur para audiens yang hadir, yang rata-rata anak muda.

Tiga pelajar dan satu atlet berprestasi tingkat internasional,  mengawali sesi pertama dialog. Mereka adalah Ari Pardomuan Manurung, Henry Hoyono dan Novita Aida Dahlia. Tiga siswa SMA Negeri 1 Tarakan ini, berhasil menorehkan prestasi internasional pada ajang yang diikuti.

Ari dan Henry meraih medali emas pada ajang International Science Project Olympiad (ISPO) Tahun 2018 di Bucharest, Rumania, untuk kategori programming. Sedangkan Novita, peraih medali perak ISPO 2018 bidang biologi bersama rekannya, Andrew Januar Willyanto. Novita juga mewakili Indonesia pada ajang Genius Olympiad pada Juni tahun lalu di New York, Amerika Serikat.

Sementara Sabri, menunjukkan dedikasinya lewat prestasi di bidang olahraga. Atlet panjat tebing kelahiran Nunukan, Kaltara itu berhasil meraih medali perak pada ajang Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.  “Generasi muda jangan hanya jadi penonton. Kemajuan teknologi yang begitu cepat. Kita jangan sampai ketinggalan, kita seharusnya bisa menjadi bagian yang mempercepat kemajuan teknologi itu,” kata Ari Pardomuan memberikan ungkapan inspirasi. “Terus bermimpi. Bermimpilah setinggi mungkin, agar saat kita jatuh berada di antara bintang-bintang. Artinya bercita-cita lah setinggi mungkin, dan berusahalah untuk bisa mencapainya,” sambung Sabri yang menyampaikan kalimat tak kalah menginspirasi.

Sesi kedua, Respons Kaltara menampilkan dua narasumber wanita yang memiliki dedikasi di bidangnya. Adalah dr Rahmatiah. Dokter muda ini, lahir di Kecamatan Bunyu, 9 Mei 1988. Dia menekuni ilmu kedokteran sejak 2006, dan di 2012 wanita berhijab ini pun diangkat sumpah menjadi dokter umum.

Melihat banyaknya Lansia (Lanjut Usia) di daerah tempatnya bertugas, yang juga tanah kelahirannya, Rahmatiah terpanggil untuk memberikan pelayanan kesehatan.  “Penderita komplikasi penyakit hypertensi dan diabetes melitius tipe II khususnya pada lansia (lanjut usia) di Pulau Bunyu cukup tinggi. Dan, ini juga penyebab kematian tertinggi di Indonesia,” ungkap dr Rahmatia.

Untuk mengurangi tingkat kematian tersebut, dr Rahmatiah pun melakukan inovasi. “Inovasinya berupa pencegahan komplikasi penyakit tidak menular pada lansia dengan menggunakan Mobil TUA (Tanggap Untuk Anda). Mobil ini kita siapkan untuk antar jemput pasien Lansia,” ucapnya.

Beruntungnya, inovasi ini didukung oleh pihak-pihak terkait. “Dengan Mobil TUA ini, para lansia yang berketerbatasan fisik juga kendaraan akan didatangi tim kesehatan dari Puskesmas Bunyu untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya,” urai Dia.

Halaman
12
Editor: Fransina Luhukay
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved