Seperti Negara Lainnya, Trump Akhirnya Larang Semua Boeing 737 MAX Terbang di AS

Trump mengaku keputusan tersebut dia ambil setelah berbicara dengan CEO Boeing Dennis Mueilenberg, FAA dan Kementerian Transportasi.

Seperti Negara Lainnya, Trump Akhirnya Larang Semua Boeing 737 MAX Terbang di AS
Getty Images
Presiden Amerika Serikat Donald Trump 

Seperti Negara Lainnya, Trump Akhirnya Larang Semua Boeing 737 MAX Terbang di AS

TRIBUNKALTIM.CO, WASHINGTON DC - Larangan terbang bagi Boeing 737 MAX kini berlaku di seluruh dunia. Presiden AS Donald Trump pada Rabu (13/3/2019) akhirnya bergabung dengan Kanada dan negara lain untuk menghentikan penerbangan pesawat tipe itu.

Diwartakan CNBC, Trump mengaku keputusan tersebut dia ambil setelah berbicara dengan CEO Boeing Dennis Mueilenberg, FAA dan Kementerian Transportasi.

"Kami akan mengeluarkan perintah darurat untuk menghentikan semua penerbangan 737 MAX 8 dan 737 MAX 9, katanya kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip dari CBS News.

"Semua pesawat yang mengudara akan mencapai tujuannya dan setelah itu dikandangkan sampai pemberitahuan lebih lanjut," ujarnya.

Ekor dan sayap pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.
Ekor dan sayap pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. (AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEAR)

Pria berusia 72 tahun itu juga menilai keputusannya sebagai tindakan demi keselamatan rakyat AS dan semua orang. "Ini hal yang sangat mengerikan," ucapnya terkait dengan kecelakaan pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines.

"Boeing adalah perusahaan yang luar biasa mereka bekerja sangat keras sekarang, dan mudah-mudahan mereka akan segera memberikan jawabannya," tutur Trump.

Sementara itu, Kepala Administrator FAA Daniel Elwell mengatakan, keputusan untuk menghentikan penerbangan dengan pesawat Boeing 737 MAX bukanlah karena adanya tekanan.

Dia mengatakan, data baru hasil penyelidikan jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines di Etiopia yang menewaskan 157 orang menjadi pertimbangan FAA.

"Kami tidak merasakan tekanan global," katanya. Informasi baru itu berkaitan dengan lintasan pesawat yang cukup dekat dengan yang terjadi terhadap Lion Air," ucapnya.

"Kami bisa mendapatkan informasi lebih banyak dari kotak hitam dan menentukan apakah ada hubunga antara keduanya. Jika ada, kami mencari perbaikan untuk hubungan itu," imbuhnya.

CEO Boeing Dennis Muilenberg mendukung keputusan pemerintah AS, namun tetap memiliki kepercayaan penuh pada keselamatan pesawat produksi perusahaannya.

"Perusahaan berupaya untuk memahami penyebab kecelakaan dalam kemitraan dengan para penyelidik, meningkatkan keselamatan, dan membantu memastikan ini tidak terjadi lagi," katanya.

[Veronika Yasinta]

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Perintahkan Larangan Terbang Semua Boeing 737 MAX di AS", 

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved