Soal Karyawan Pertamina yang Jadi Tersangka Kasus Tragedi Teluk Balikpapan, Begini Penjelasan Polisi

"Masih berproses, cuma belum tahu. Nanti, kalau ada perkembangan kami kasih tahu," ujarnya saat dihubungi lewat sambungan telepon.

Soal Karyawan Pertamina yang Jadi Tersangka Kasus Tragedi Teluk Balikpapan, Begini Penjelasan Polisi
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi Budi Suryanto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/11/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penanganan kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan masih bergulir di kepolisian.

Tersisa 1 tersangka berinisial IS, karyawan Pertamina yang sampai saat ini belum cukup terang kelanjutan proses hukumnya.

Saat dikonfirmasi, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Pol Budi Suryanto SH, MSi menyatakan pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap tersangka IS.

"Masih berproses, cuma belum tahu. Nanti, kalau ada perkembangan kami kasih tahu," ujarnya saat dihubungi lewat sambungan telepon.

Stok Darah Kamis (14/3/2019), Baca Ketentuannya Sebelum Ajukan Permintaan

Prakiraan Cuaca Kota Samarinda Kamis (14/3/2019), Hujan Lokal Terjadi di Beberapa Kecamatan

Daftar 8 Tim Lolos Perempatfinal Liga Champions, Barcelona Dikepung Tim Liga Inggris

Saat ditanya apa kendala, hingga sampai sekarang proses penyidikan kepolisian belum menyentuh garis akhir. Perwira melati 3 di pundak ini mengaku tak memiliki kendala.

Hanya saja pihaknya fokus dan teliti menebalkan alat bukti pada kasus pencemaran lingkungan yang menyebabkan 5 warga Balikpapan tewas dan rusaknya ekosistem di Teluk Balikpapan.

"Bukan kendala ya. Mencari dan memastikan bukti-bukti tak gampang. Butuh waktu dan proses. Biasalah itu," ujarnya.

Saat dikejar Tribunkaltim.co, apakah ada kemungkinan penyidik keluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), Budi enggan berkomentar banyak.

Dirinya mengaku tak mau berspekulasi. Itu semua tergantung dari hasil gelar perkara yang dilakukan jajaran penyidik Ditreskrimsus Polda Kaltim.

"Kalau cukup bukti kita lanjutkan, kalau tidak cukup kita hentikan," ungkapnya.

Masih Ingat Ipong Muchlissoni, Cawagub Kaltim 2013? Ini Penjelasannya Soal Penyebar Isu Kiamat

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved