Tuntut Klarifikasi Soal Prabowo Subianto, Harimau Jokowi Ancam Gugat POM TNI

Sebelumnya ormas Harimau Jokowi telah melayangkan surat ke DanpuspomTNI Mayjen TNI Dedy Iswanto tentang tiga hal tuntutan

Tuntut Klarifikasi Soal Prabowo Subianto, Harimau Jokowi Ancam Gugat POM TNI
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Prabowo Subianto 

Tuntut Klarifikasi Soal Prabowo Subianto, Harimau Jokowi Ancam Gugat POM TNI

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Petrus Selestinus, kuasa hukum Ormas Harimau Jokowi mengatakan, pihaknya memberikan waktu seminggu kepada Komandan Polisi Militer TNI Mayjen Dedy Iswanto, untuk memberikan klarifikasi kepada pihaknya.

Klarifikasi terkait rekam jejak calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto selama aktif sebagai prajurit TNI pada periode 1974 sampai 1998.

Ia mengatakan, jika Dedy tidak memberikan klarifikasi tersebut, maka pihaknya akan menggugat POM TNI sebagai institusi lewat praperadilan.

 
Hal itu disampaikan Petrus seusai mendatangi Puspom AD di Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

"Kita harus beri batas waktu ke PusPOM TNI. Kalau sampai dengan batas waktu satu minggu ini tidak ada jawaban, maka untuk kepentingan umum yang lebih besar,  Harimau  Jokowi akan menggugat  praperadilan  PusPOM TNI ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur," kata Petrus.

Tidak hanya itu, Petrus mengatakan, jika praperadilan sampai berlangsung, ia akan meminta mantan Danjen Kopassus dan Dewan Kehormatan Perwira Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar untuk memberikan kesaksiannya terkait Prabowo Subianto, saat masih aktif menjadi prajurit TNI.

"Dan di dalam praperadilan kita minta Agum Gumelar harus bicara seperti yang diomongkan. Kita minta beliau jadi saksi. Kita minta hakim panggil Dewan Kehormatan Perwira yang waktu itu memeriksa Prabowo," tutur Petrus.

Sebelumnya, ormas Harimau Jokowi mendatangi Markas Pusat Polisi Militer (Puspom) Angkatan Darat di Jakarta Pusat pada Kamis (14/3/2019), untuk bertemu Komandan Polisi Militer TNI Mayjen Dedy Iswanto.

Namun, Ketua Umum Harimau Jokowi Saiful Huda Ems bersama kuasa hukum Harimau Jokowi Petrus Selestinus, tidak dapat bertemu Dedy, karena sedang berada di Markas Pusat Polisi Militer TNI di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur.

Halaman
123
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved