Pilpres 2019

Tanggapi Sorotan Agum Gumelar, SBY Mengaku Hormati Jokowi Secara Sosial Politik

SBY menjelaskan bahwa dirinya dan capres nomor urut 01 Jokowi hingga kini dalam kondisi yang baik sehingga dirasa tidak ada masalah apapun.

Tanggapi Sorotan Agum Gumelar, SBY Mengaku Hormati Jokowi Secara Sosial Politik
Twitter/@Demokrat_TV
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan penjelasan kondisi Ani Yudhoyono yang saat ini dirawat di Singapura. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara mengenai pernyataan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin Agum Gumelar yang mempertanyakan sikap dan dukungannya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Pada pernyataannya SBY menjelaskan bahwa dirinya dan capres nomor urut 01 Jokowi hingga kini dalam kondisi yang baik sehingga dirasa tidak ada masalah apapun.

Beredarnya video pernyataan Agum Gumelar mengenai pemecatan Prabowo menjadi sorotan lantaran disebut juga SBY ikut menandatangani surat pemecatan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Agum Gumelar saat ditemui usai menghadiri sebuah diskusi terkait ketahanan nasional di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (24/5/2017).
Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Agum Gumelar saat ditemui usai menghadiri sebuah diskusi terkait ketahanan nasional di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (24/5/2017). ((KOMPAS.com/Kristian Erdianto))
 

Dikutip dari Tribunnews.com, SBY merasa hubungan dengan capres 01 Joko Widodo (Jokowi) cukup baik dalam hal sosial dan politik, Sabtu (16/3/2019).

"Sebab, di antara kami, Pak Jokowi dan saya, berada dalam sikap dan posisi untuk saling menghormati. Secara sosial dan politik, sikap kami ini tentunya baik agar situasi nasional tetap teduh. Secara moral pun memang harus demikian," ujar SBY.

Hubungan baik tersebut dijaga oleh SBY lantaran ingin menciptakan keteduhan di tengah panasnya suasana politik.

"Terus terang saya khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan di negeri ini, kalau kita semua, utamanya para pemimpin dan elit tidak pandai dan tidak arif dalam mengelolanya," tuturnya.

Dalam pernyataannya SBY lebih mengkhawatirkan kondisi Ani Yudhoyono yang merasa khawatir atas pernyataan yang menyerang dirinya.

"Teman-teman tahu bahwa Pak Agum, tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba menyerang dan mendiskreditkan saya soal pencapresan Pak Prabowo. Tampaknya Ibu Ani merasa tidak "happy"dengan kata-kata Pak Agum yang menghina saya sebagai 'tidak punya prinsip'," katanya.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved