Kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama, PT Medco E&P Janji Segera Lakukan Perbaikan Jargas   

Menurut Manager Operasi Blok Tarakan, Erry Setiawan mengungkapkan, pihaknya pada saat itu sedang melakukan kegiatan perawatan pipa gas.

Kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama, PT Medco E&P Janji Segera Lakukan Perbaikan Jargas   
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Stasiun pengumpul utama gas plant 8 yang dikelola PT Medco &EP; Indonesia Tarakan di Kelurahan Kampung Satu/Skip terbakar, Minggu (17/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - PT Medco E&P Indonesia akhirnya buka suara mengenai kronologis kejadian kebakaran Stasiun Pengumpul Utama Gas G-8 di Kelurahan Kampung Satu/Skip yang terjadi,  Minggu (17/3/2019).

Akibat dari peristiwa kebakaran tersebut, dua pekerja yang berada di lokasi menjadi korban. Satu korban meninggal dunia dan satu korban mengalami luka-luka.

Menurut Manager Operasi Blok Tarakan, Erry Setiawan mengungkapkan, pihaknya pada saat itu sedang melakukan kegiatan perawatan pipa gas (pigging) jalur pipa Bunyu-Tarakan.

Entah bagaimana, terjadi kebakaran.

SEDANG TAYANG - Link Live Streaming MasterChef, Bisa Tonton Via Ponsel Pukul 16.30 WITA

Rombongan Gubernur Kaltim Bertolak Ke Seychelles, Hetifah: Tak Ada Salahnya Belajar Dari Negara Lain

Link Live Streaming Fulham vs Liverpool, Tanding Malam Ini Pukul 21.15 WIB 

Adanya kebakaran ini tim pemadam kebakaran dari perusahaan PT Medco, dibantu tim pemadam kebakaran dari perusahaan Pertamina Asset 5 Field Tarakan serta Pemkot Tarakan melakukan pemadaman api.

“Penanaganan kejadian ini juga dibantu oleh aparat polri dan TNI setempat. Setelah api berhasil dipadamkan para korban langsung kita evakuasi ke ruah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Erry.

Erry mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan adanya kejadian ini, dan berbelasungkawa atas meninggalnya  seorang pekerja. Fokus Medco, saat ini adalah memberikan penanganan medis atas korban yang terluka dan mengurus korban yang telah meninggal dunia.

Kecam Aksi Teror Penembakan di Selandia Baru, Kapolres Samarinda Minta Warga Menahan Diri

Sortir dan Pelipatan Surat Suara di PPU Rampung, Ditemukan 686 Surat Suara Pilpres yang Rusak

“Kami juga segera melakukan assement serta perbaikan atas fasilitas  operasi tersebut, sehingga pelayanan listrik dan jaringan gas (jargas) rumah tangga tau city gas oleh PGN dapat berjalan normal kembali. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini,” ujarnya. (*) 

Penulis: Junisah
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved