Lepas Jalan Santai Millenial Road Safety di PPU, Ini Pesan Wabup Hamdam

Dalam jalan santai disiapkan hadiah berupa empat unit sepeda motor dan ratusan hadiah hiburan.

Lepas Jalan Santai Millenial Road Safety di PPU, Ini Pesan Wabup Hamdam
Tribunkaltim.co/ Samir Paturusi
Penandatanganan deklarasi tertib lalu lintas dalam jalan santai Millenial Road Safety di PPU, Minggu (17/3/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Ribuan warga di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tumpah ruah dalam jalan santai dalam rangka Millenial Road Safety Festival di Halaman Dome Penajam, Minggu (17/3/2019) pagi.

Dalam jalan santai disiapkan hadiah berupa empat unit sepeda motor dan ratusan hadiah hiburan.

Sebelum jalan santai, digelar senam massal dan tarian Jepeng. Bukan hanya itu, juga dilakukan deklarasi dan penandatangan deklarasi yang dilakukan Wakil Bupati Hamdam, Ketua DPRD Nanang Ali, Kajari Darfiah, Dandim 0913 PPU Letkol Inf Mahmud, Kapolres AKBP Sabil Umar dan Kepala PN PPU, Anteng Supriyo.

Stasiun Pengumpul Gas PT Medco Terbakar, Ini Dampaknya bagi Ibu-ibu di Tarakan

Link Live Streaming Swiss Open 2019, Indonesia Tempatkan 2 Wakil di Final 

Link Live Streaming Debat Cawapres, Tayang Malam Nanti Pukul 20.00 WIB

Selain itu, juga ditampilkan freestyle dari personel Satlantas Polres PPU dan komunitas sepeda motor.

Wakil Bupati Hamdam mengatakan vahwa acara Millennial Road Safety Festibal ini menjadi momentum untuk peduli keselamatan berlalu lintas.

Ia mengatakan bahwa semua manusia membutuhkan tertib berlalu lintas dan angkutan jalan. Ia mengakui bahwa masih banyak pengendara yang belum beretika dalam berlalu lintas.

Deklarasi tertib lalu lintas di jalan santai Millenial Road Safety yang digelar di PPU, Minggu (17/3/2019)
Deklarasi tertib lalu lintas di jalan santai Millenial Road Safety yang digelar di PPU, Minggu (17/3/2019) (Tribunkaltim.co/ Samir Paturusi)

Hamdam menyebutkan bahwa laporan PBB setiap tahun ada sekitar 30 ribu orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas dan mengalahkan bencana alam dan teror.

"Dari jumlah itu ada 60 persen korban merupakan kaum millennial, " ungkapnya.

Bahkan masalah lakalantas ini kata Hamdam, tak masuk dalam trending topik karena dianggap hal biasa dan bisa menimpa kapan dan siapa saja dan rata-rata penyebabnya merupakan human error.

Dari kejadian ini lanjutnya, maka pemerintah dan Polri melakukan sinergi untuk melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk gerakan moral dalam mewujudkan tertib berlalu lintas.

"Kita juga mengharapkan agar kaum millennial ini menjadi gardan terdepan dan menjadi contoh dalam berlalu lintas yang baik," katanya. (*) 

Penulis: Samir
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved