6 Perusahaan di Kaltara Peroleh Piagam Propernas Lingkungan Hidup, Satu Predikat Emas

Piagam Proper tersebut sejatinya dibagikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar bulan Desember lalu.

6 Perusahaan di Kaltara Peroleh Piagam Propernas Lingkungan Hidup, Satu Predikat Emas
TRIBUNKALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyerahkan piagam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Nasional (Propernas) Tahun 2018, Senin (18/3/2019) di gedung Bandiklat Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memberikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang masuk dalam kategori peduli lingkungan hidup.

Melalui Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyerahkan piagam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Nasional (Propernas) Tahun 2018, Senin (18/3/2019) di gedung Bandiklat Kabupaten Bulungan.

Piagam Proper tersebut sejatinya dibagikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar bulan Desember lalu. Namun beberapa Propernas dibagikan oleh Gubernur di daerah sebagai perwakilan pemerintah (pusat).

Yuks Ramaikan Festival Layang-layang di Pantai Kilang Mandiri Balikpapan, Gratis Loh

Gagal di Piala Presiden 2019, Ini Sikap Manajemen Persib Bandung Kepada Miljan Radovic

Andai Menang Pilpres, Ini Sejumlah Komitmen Prabowo dan Sandiaga untuk Guru Honorer

Sebanyak lima piagam diserahkan kepada lima orang perwakilan masing-masing perusahaan. Pertama, PT Pertamina EP Asset 5-Field Tarakan berperingkat Emas. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII TBBM Tarakan dan PT Pertamina EP Asset 5 - Field Bunyu (Bulungan) masing-masing berperingkat Hijau.

Peringkat Biru diberikan kepada PT Mandiri Inti Perkasa (Nunukan-Tana Tidung) dan PT Intracawood Manufacturing (Tarakan)

Irianto menjelaskan, di tengah tuntutan produksi yang tinggi, perusahaan di Kalimantan Utara harus terus mengutamakan aspek lingkungan hidup.

Pengelolaan limbah, serta pengelolaan kualitas air, tanah, dan udara menjadi aspek penting yang harus terus dijaga.

"Yang paling penting adalah kesadaran masing-masing. Karena berapa banyak pun digelontorkan anggaran untuk penanganan dampak lingkungan jika tidak ada kesadaran, hasilnya tidak akan maksimal," ujar Irianto.

Ia menegaskan, perusahaan harus tetap berkomitmen untuk menjaga dan mengimplementasikan upaya berkelanjutan di bidang lingkungan, melakukan efisiensi energi dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Berikut Alamat dan Nomor Telepon RSUD Penajam Paser Utara

Pemain Asing Asia Diyakini Miljan Radovic akan Dongkrak Performa Persib Bandung

Bintang The Last Empress Jang Nara Ulang Tahun ke-38, Lihat Foto-fotonya yang Seolah Menolak Tua

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved