Kadin Kaltim Heran Maloy Mau Diresmikan Tanpa Tangki Timbun

"Kawasan industri yang mengolah bahan cair, tapi tanpa tangki timbun itu bagaimana?," tanya Alex.

Kadin Kaltim Heran Maloy Mau Diresmikan Tanpa Tangki Timbun
NET
Maket Kawasan Maloy, Kutai Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo, akhir Maret ini.

Namun, saat diresmikan, KEK Maloy belum dilengkapi dengan tangki timbun. Pasalnya, Pemerintah Pusat yang sebelumnya akan membangun tangki timbun di Maloy, tidak merealisasikan rencana tersebut.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim, Bidang Investasi, Alexander Soemareno menuturkan, tangki timbun merupakan fasilitas paling vital pada kawasan industri berbasis minyak sawit.

"Kawasan industri yang mengolah bahan cair, tapi tanpa tangki timbun itu bagaimana?," tanya Alex.

Jaga Perbatasan RI-Malaysia, Yonif Raider 600/Modang Tugaskan 450 Prajurit

Pekan ini e-Walk adakan Multi Product Vaganza, Catat Waktu dan Tanggalnya

Dalam Bukunya, SBY Sebut Ada Sosok yang Kelewat Ambisius Jadi Presiden, Akhirnya Salah Jalan & Jatuh

Keberadaan tangki timbun di Maloy, kata Alex, diperlukan untuk menyimpan bahan baku yang akan diproduksi oleh pabrik-pabrik di Maloy, kelak. Lebih dari itu, keberadaan tangki timbun bisa memberi kepastian terhadap pasokan bahan baku untuk industri di Maloy.

"Harusnya kan semua CPO (minyak sawit) dibawa ke tangki timbun di Maloy. Selanjutnya, pabrik yang mau mengolah minyak sawit jadi produk turunan lainnya di Maloy, tinggal buka keran saja," katanya lagi.

Tanpa tangki timbun, pabrik turunan minyak sawit akan kesulitan mencari bahan baku. Ketiadaan tangki timbun ini, diyakini Alex, akan membuat investor berpikir ulang berinvestasi di Maloy. "Masa pabrik disuruh mencari masing-masing CPO, dari pabrik-pabrik CPO yang tersebar di pelosok Kaltim? Kan sangat tidak efisien," sebut Alex.

Menurut Alex, banyak cara yang bisa ditempuh pemerintah untuk membangun tangki timbun, tanpa menggunakan APBD atau APBN. Pemprov Kaltim, misalnya, bisa memberikan beberapa hektare lahan secara gratis bagi investor yang bersedia membangun tangki timbun.

Nantinya, investor tersebut bisa menarik biaya dari pabrik-pabrik yang memanfaatkan tangki timbun.

"Skema membangun tangki timbun ini banyak kok. Kasih saja lahan gratis untuk pembangunan tangki timbun. Nanti investor yang bangun. Kenapa lahan gratis, karena kalau ada apa-apa, tangki timbun yang sudah dibangun itu, tak mungkin bisa diangkat lagi," tuturnya.

Gelar Operasi Pasar, Bagian Ekonomi Berau Sebut Ada Penyimpangan Distribusi LPG

Ibunda Ustaz Somad Meninggal Dunia, Ini Ceramah UAS Tentang Sosok Ibu

Alex kembali menegaskan, infrastruktur tangki merupakan kebutuhan paling vital pada KEK Maloy. "Tangki ini wajib untuk suport industri di sana. Mau jual CPO mentah, atau pun untuk diolah lagi dipabrik, tangki timbun diperlukan. Misalnya ada yang mau bikin biodiesel, terus produknya ditaruh di mana kalau tak ada tangki," jelas Alex. (*) 

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved