Kemkominfo RI Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme, Cek Dua Jam Sekali

Kemkominfo RI telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009-2019

Kemkominfo RI Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme, Cek Dua Jam Sekali
Tribunkaltim.co/ilo
ilustrasi - Mengoperasikan smartphone tanpa kenal waktu. Kemkominfo RI telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019. 

Dia jelaskan, Kementerian Kominfo mendorong agar masyarakat memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan.

"Yaitu membuat ketakutan di masyarakat," tutur Ferdinandus Setu.

Menurutnya, konten video yang mengandung aksi kekerasan merupakan konten yang melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

KPK Ungkap OTT di Jawa Timur Ada Anggota DPR Sampai Pejabat Kementerian Agama

KPK Ungkap OTT di Jawa Timur Diduga Soal Pengisian Jabatan

Karena itu, ungkap Ferdinandus Setu, Kementerian Kominfo terus melakukan pemantauan dan pencarian situs dan akun dengan menggunakan mesin AIS setiap dua jam sekali.

Selain itu, tegas Ferdinandus Setu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan.

Kementerian Kominfo juga mendorong masyarakat untuk melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten, jika menemukenali keberadaan konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau penembakan brutal di Selandia Baru.

Bigo Live Blokir 200 Ribu Konten Live Streaming Tak Senonoh

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia atau Kemkominfo RI terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kinerja platform media sosial

Tentu saja platform media sosial yang beroperasi di Indonesia dan juga yang dipakai oleh masyarakat di Indonesia. 

Kini sudah banyak platform media sosial yang dipakai oleh masyarakat Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved