Pemilu 2019

Survei Litbang Kompas: Partainya Grace Natalie jadi Partai Baru Paling Ditolak Masyarakat

survei litbang kompas tidak hanya menunjukkan tiada satu pun partai pendatang baru di Pemilu 2019 yang lolos ambang batas parlemen 4 persen, PSI.

Survei Litbang Kompas: Partainya Grace Natalie jadi Partai Baru Paling Ditolak Masyarakat
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Mantan Ketua MK Mahfud MD (tengah) bersama Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni usai memberi pembekalan kepada caleg PSI di Jakarta, Senin (20/8/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Hasil survei terbaru survei litbang kompas tidak hanya menunjukkan tiada satu pun partai pendatang baru di Pemilu 2019 yang lolos ambang batas parlemen (PT) 4 persen, tetapi juga resistansi (penolakan) masyarakat terhadap Partai - Partai Politik tersebut.

Uniknya, angka resistansi tersebut justru lebih tinggi dari elektabilitas mereka yang rata-rata cuma berkisar nol koma.

Peserta Mahakam Travel Mart Dapat Diskon Tiket Pesawat dari Maskapai Berikut Ini

Analogi Daun Salam Maruf Amin di Depan Ribuan Santri & Ulama, Santri mesti jadi Presiden

Dikutip dari Harian Kompas, Kamis (21/3/2019), Partai Solidaritas Indonesia atau PSI menjadi partai baru yang paling tinggi resistansinya atau dengan kata lain paling ditolak masyarakat.

Dengan elektabiltas 0,9 persen, resistansi masyarakat terhadap partai baru pimpinan Grace Natalie ini ditolak oleh 5,6 persen masyarakat.

Selanjutnya adalah Perindo dengan elektabilitas 1,5 persen, resistensinya 1,9 persen.

Kemudian Berkarya elektabilitas 0,5 persen, resistensinya 1,3 persen.

BREAKING NEWS - Berenang di Sungai Mahakam, Anak Punk Diduga Tenggelam

Tim Mabes TNI Tinjau Long Melaham & Ujoh Bilang, Begini Aktivitas Selama di Lokasi

Selanjutnya, Garuda elektabilitas 0,2 persen, resistensinya 0,9 persen.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Komunikasi Politik Ari Junaedi, menjelaskan rendahnya elektabilitas partai-partai baru seperti PSI, Partai Garuda, Berkarya dan Perindo adalah wajar dan normal.

“Selain sebagai ‘new comer’ positioning dan strategi branding mereka pun terbilang tidak tepat," tuturnya.

Hal ini terlihat dari tingginya resistensi mayarakat terhadap partai-partai baru. "Termasuk PSI yang dibesut anak-anak milenial,” ujar Ari kepada wartawan, Kamis (21/3/2019).

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved