Gambaran Tugas Berat TNI, Para Prajurit Rela Tidur di Atas Pohon Hutan Belantara

Populer di media sosial, foto-foto prajurit, TNI yang tidur di atas pohon. Ini awalnya disebar di media sosial, Facebook, prajurit di hutan belantara.

Gambaran Tugas Berat TNI, Para Prajurit Rela Tidur di Atas Pohon Hutan Belantara
Tribunkaltim.co/ilo/IG @makassar_iinfo
Populer di media sosial, foto-foto prajurit, TNI yang tidur di atas pohon. Ini awalnya disebar di media sosial, Facebook, prajurit di hutan belantara. Foto ini menggambarkan tugas berat seorang TNI, rela bertugas di hutan belantara, mau tidur di atas pohon rindang, di tengah hutan belantara yang liar. 

Ditambahkan, Kolonel Kav Dino Martino bahwa mereka para prajurit melaksanakan patroli patok perbatasan Republik Indonesia - Malaysia.

Saat tiba dan berada di lokasi hutan Krayan, menemukan sebanyak 371 patok di area blank post atau area yang bekategori belum pernah terpatroli.

Inilah di wilayah Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Pasukan Yonif Raider 613/Raja Alam telah berhasil berada di wilayah isolasi terpencil alam belantara Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. (HO/Kodam VI Mulawarman)

"Kegiatan patroli patok perbatasan tersebut mulai dilaksanakan sejak awal bulan hingga akhir Februari lalu," ungkap Kolonel Kav Dino Martino. 

Kemudian Kolonel Kav Dino Martino jelaskan, aktivitasnya dimulai dari patok C700 hingga patok C482. 

Keberadaan tim ini dipimpin oleh Lettu Inf Solo Atmanegara, Danpos Long Midang yang didampingi oleh Perwira Topografi, Letda Ctp Yudi.

Mereka bergerak menyusuri medan yang cukup sulit dengan cuaca yang ekstrim. 

Melihat Makam Tua Belanda di Asrama Bukit Balikpapan, Batu Nisan Bertuliskan Gaya Belanda

Lima Hal Makam Tua Belanda Asrama Bukit Balikpapan, Wabah Malaria Sampai Kuburan Rusak Berlumut

VIDEO - Batu Nisan Bertuliskan Gaya Belanda, Inilah Makam Tua Belanda di Kota Balikpapan

"Alamnya sangat berat, medannya benar-benar menantang, banyak rintangan.  Susah sekali, mau menemukan patok susahnya setengah mati. Soalnya patok dibuat sejak tahun 1977," urai Kolonel Kav Dino Martino.

Lagi pula sejak tahun itu, belum ada sama sekali yang pernah patroli lagi, atau mendatangi ke lokasi. 

"Tim diterjunkan, sekaligus memantau dan mengawasi wilayah blank post area yang sudah 42 tahun tersebut. Ini daerah memang hampir tidak pernah terjamah oleh manusia, benar-benar masih asli hutannya," kata Kolonel Kav Dino Martino.

Selain melaksanakan pengecekan patok perbatasan yang belum pernah dilakukan pemeriksaan semenjak di pasang, tugas lain dari Satgas Pamtas juga melaksanakan tugas teritorial dan membina kesadaran bela negara masyarakat di wilayah perbatasan, Kalimantan Utara dengan Malaysia.

"Untuk menunjukkan kehadiran negara di wilayah perbatasan sebagai bagian dari pemberdayaan wilayah pertahanan khususnya wilayah perbatasan Indonesia Malaysia," kata Kolonel Kav Dino Martino.

Hari Ini pada 70 Tahun Lalu, Terjadi Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta

Beasiswa Angkat Asa Pendidikan Ratusan Mahasiswa Palestina

Di tempat terpisah, Dansatgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Letkol Inf Fardin Wardhana, mengungkapkan, rasa hormat dan bangga atas keberanian para prajurit yang melaksanakan patroli patok di blank post area.

"Dengan berlandaskan tekad kuat sebagai pasukan penjaga perbatasan, tugas tersebut dapat dijawab dengan baik," katanya. 

Dia tambahkan, setapak demi setapak kaki prajurit dapat menembus wilayah yang selama hampir 42 tahun tidak pernah disambangi, sama sekali tidak ada lagi yang lakukan patroli di blank post Krayan.

Tim Patroli patok perbatasan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Rja akhirnya berhasil menyelesaikan tugas patroli patok batas perbatasan RI-Malaysia. Sebanyak 371 patok di area blank post didatangi prajurit TNI AD ini di kawasan Krayan, Nunukan, Kaltara. (HO/Kodam VI Mulawarman )

"Yang patroli menggunakan helikopter saja tidak pernah ada. Ya kalau pakai jalur udara, pakai helikopter juga sulit tembus dikarenakan medannya relatif tertutup kabut. Hampir sepanjang hari selalu berkabut, sangat bahaya buat penerbangan," ungkapnya.

Letkol Inf Fardin Wardhana juga mengatakan, perjalanan yang ditempuh oleh jajarannya dalam operasi tersebut mencapai kruang lebih berjarak 80 kilometer untuk pulang pergi. 

Kondisi geografis daratan dengan ketinggian medan antara 1.200 sampai 1.997 meter di atas permukaan laut. 

Suhu disana pun berkisar 7 sampai 13° pada malam hari.  Dan 18 hingga 23° pada siang hari dan berhasil menemukan 371 patok.

Sejam Berdiri Dapat Ucapan Selamat, Khairul-Effendhi Djuprianto Senyum-senyum

Tekad Bojan Malisic Ingin Berikan Gelar Kedua Piala Presiden untuk Persib Bandung

Hari Ini pada 70 Tahun Lalu, Terjadi Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta

“Umumnya patok perbatasan tersebut masih bagus hanya ada beberapa yang miring dan tertimbun baik tanah karena longsor maupun reruntuhan kayu,” ujar Letkol Inf Fardin Wardhana.

Saat tim berada di lokasi, semua patok telah dipastikan keberadaannya. Titik patok dibersihkan dan diberi tanda oleh Tim.

"Semoga misi ini dapat menjadi acuan dan semangat untuk Satgas berikutnya untuk dapat memantau dan mengawasi patok di perbatasan Negara RI-Malaysia dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah NKRI," katanya. ( )


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gambaran Pendidikan Keras TNI, Para Prajurit Disuruh Tidur Kalong di Atas Pohon, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/03/23/gambaran-pendidikan-keras-tni-para-prajurit-disuruh-tidur-kalong-di-atas-pohon.
Penulis: Grid Network

Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved