Kodam VI Mulawarman

Satgas TNI Angkatan Darat Perbatasan Indonesia Malaysia akan Ditambah Sarana Angkut Udara

Kawasan NKRI perbatasan Indonesia Malaysia strategis prajurit wajib maksimal awasi. Letjen TNI Tatang Sulaiman akan maksimalkan, tambah angkutan udara

Satgas TNI Angkatan Darat Perbatasan Indonesia Malaysia akan Ditambah Sarana Angkut Udara
HO/Kodam VI Mulawarman
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Tatang Sulaiman,(kanan) berjabat tangan saat meninjau Pos Kotis Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY yang berada di Kampung Batu Majang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, LONG BAGUN - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan wilayah perbatasan seperti perbatasan Indonesia Malaysia, merupakan halaman Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

Sebab kawasan NKRI perbatasan Indonesia Malaysia memiliki nilai strategis sebagai garis depan pertahanan negara serta menjadi pertaruhan harga diri bagi Indonesia.

Nah, menurut Letjen TNI Tatang Sulaiman, akan ada upaya untuk menambah sarana angkut udara di kawasan perbatasan Indonesia Malaysia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kav Dino Martino, dalam pers rilis yang diterima oleh Tribunkaltim.co di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (29/3/2019) siang.

Diungkapkan Kolonel Kav Dino Martino, ketika meninjau Pos Kotis Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY yang berada di Kampung Batu Majang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (27/3/2019).

Wakasad menjelaskan, tugas pasukan pengamanan perbatasan Indonesia Malaysia merupakan kehormatan, harga diri dan kebanggaan.

Karena kata dia, kehadiran prajurit memberi jaminan terhadap keamanan wilayah perbatasan Indonesia Malaysia dari berbagai ancaman serta memberi deterrent effect bagi pihak luar.

"Terima kasih kepada prajurit Satgas Pengamanan perbatasan Indonesia Malaysia, Yonif 144/JY, atas dedikasinya selama melaksanakan tugas menjaga perbatasan Indonesia Malaysia yang penuh semangat,”ujarnya.

"Dalam melaksanakan tugas, seluruh anggota Satgas harus tetap waspada dari berbagai kerawanan dan menjaga kehormatan hingga akhir penugasan,” jelasnya.

Pangdam Mayjen Subiyanto Sambut 222 Warga Baru Kodam VI/Mulawarman

Dihadapan prajurit, Wakasad menekankan isu sengketa tapal batas terutama di wilayah yang jarang terpantau harus menjadi fokus tugas Satgas dengan melaksanakan pengawasan patok-patok batas negara seperti perbatasan Indonesia Malaysia.

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved